
Jakarta, Selasa 19 Mei 2026-VNNMedia- Guna meningkatkan minat masyarakat berkunjung ke museum dan cagar budaya, khususnya bagi generasi muda, Kementerian Kebudayaan (kemenbud) berencana meluncurkan program “Museum Passport”
Dilansir dari Bloomberg Technoz, Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan bahwa program itu dirancang sebagai bentuk insentif bagi masyarakat terutama kaum muda untuk mengenal sejarah dan budaya bangsa dengan aktif melakukan wisata museum dan cagar budaya
“Kita harapkan generasi muda semakin banyak datang ke museum. Karena itu kita luncurkan Museum Passport sebagai satu insentif untuk menggerakkan terutama generasi muda agar datang ke berbagai museum,” ujar Fadli pada hari Senin (18/5)
Program ini untuk sementara berlaku bagi jaringan museum di bawah naungan kemenbud, MCB (Museum dan Cagar Budaya), namun tidak menutup kemungkinan bakal diperluas. “Nanti sambil kita lihat evaluasi ke depan, bisa seluruh jaringan museum yang ada di seluruh Indonesia,” tambahnya
Program ini memungkinkan masyarakat untuk mengumpulkan cap dari museum atau cagar budaya yang dikunjungi, yang dapat dijadikan dokumentasi perjalanan budaya serta diharapkan dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi kaum muda
Hasil survei MBC tahun 2025, ditemukan bahwa lebih dari 70% pengunjung museum berada direntang umur 35 tahun ke bawah, dimana 37% nya usia 18-24 tahun. “Tugas kita selanjutnya adalah memastikan generasi muda tidak berhenti sebagai pengunjung melainkan tumbuh sebagai peserta aktif,” jelas Fadli
Kemenbud, menurut Fadli, telah gencar merilis berbagai program demi mendongkrak jumlah kunjungan, salah satunya adalah lomba pembuatan konten mengenai koleksi museum dan cagar budaya
MBC sendiri saat ini telah mengelola 18 museum dan galeri serta 34 cagar budaya. Museum Passport dijadwalkan dirilis pada 16 Juni 2026
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News