
Teheran, Senin 18 Mei 2026-VNNMedia- Teheran mengancam akan mengubur kapal-kapal AS di Teluk Oman jika blokade maritim atas pelabuhan-pelabuhan Iran tetap dilanjutkan
“Saran saya kepada AS adalah mundurlah sebelum Teluk Oman berubah menjadi kuburan bagi kapal-kapal anda. Jika tidak, maka yang kami pahami adalah bahwa blokade laut merupakan tindakan perang dan meresponnya adalah hak alami kami,” tegas Anggota Dewan Kemaslahatan Iran, Mayjend Mohsen Rezaei, dalam siarannya di stasiun TV pemerintah Iran kemarin
Melansir Antara, Rezaei menegaskan kesabaran Iran jangan diartikan sebagai penerimaan atas tekanan AS. “Jika kami bersabar, hingga sekarang, maka bukan berartikami menerimanya.”
Ia juga mempertanyakan alasan masih adanya militer AS di kawasan Teluk, yang dinilainya sudah tidak relevan lagi di masa sekarang. “Amerika datang ke sini dan membawa kapal-kapal perangnya. Siapa musuh mereka? Dulu mereka mengatakan datang untuk menghadapi Uni Soviet. Uni Soviet sudah tidak ada lagi.”
Selat Hormuz Terbuka untuk Kapal Selain Militer
Dalam pernyataan tersebut, Mayjend Mohsen Rezaei juga menegaskan kebebasan melintasi Selat Hormuz bagi kapal komersil. Pelarangan hanya berlaku untuk kampanye militer asing
“Selat Hormuz terbuka untuk perdagangan, tetapi akan ditutup bagi penumpukan militer dan segala upaya yang mengganggu keamanan,” tegas Rezaei
Sebagai informasi, pada 13 April lalu, AS resmi menerapkan blokade atas pelabuhan-pelabuhan Iran. kebijakan tersebut diperpanjang Trump dengan maksud melumpuhkan ekonomi Iran, seperti dilaporkan The Wall Street Journal pada akhir April lalu
baca juga: Trump Putuskan Lanjutkan Blokade Maritim Iran
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News