SIG Luncurkan Beton Cepat Kering untuk Perbaikan Jalan, Klaim Bisa Kurangi Macet dan Polusi

JAKARTA, 16 MEI 2026 – VNNMedia – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG menghadirkan inovasi beton cepat kering bernama SpeedCrete untuk mempercepat perbaikan jalan sekaligus menekan kemacetan dan emisi polusi udara di perkotaan.

Inovasi tersebut dikembangkan sebagai solusi atas tingginya kerugian ekonomi akibat kemacetan, khususnya di kawasan Jabodetabek. Data Bappenas dan Jabodetabek Urban Transportation Policy Integration (JUTPI) fase II tahun 2019 mencatat kerugian ekonomi akibat kemacetan di Jabodetabek mencapai Rp100 triliun per tahun.

Selain kepadatan kendaraan, proses perbaikan jalan yang memakan waktu lama juga menjadi salah satu penyebab kemacetan. Perbaikan jalan secara konvensional umumnya membutuhkan waktu hingga satu sampai dua minggu dan berdampak pada meningkatnya antrean kendaraan serta polusi udara.

Melalui teknologi rapid setting, SpeedCrete memungkinkan beton mencapai kekuatan awal dan dapat digunakan hanya dalam beberapa jam setelah pengecoran. Waktu pengeringannya pun fleksibel, mulai dari tiga hingga 12 jam sesuai kebutuhan proyek dan kondisi lalu lintas.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, mengatakan inovasi tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menghadirkan solusi konstruksi modern yang lebih efisien dan berkelanjutan.

“SpeedCrete tidak hanya menawarkan kecepatan pengerjaan, tetapi juga memberikan nilai tambah dari sisi efisiensi biaya dan keberlanjutan lingkungan,” ujar Vita dalam keterangannya.

Menurutnya, penggunaan beton cepat kering dapat memangkas waktu penutupan jalan sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu terlalu lama. Proses pengerjaan umumnya dilakukan pada malam hari dan jalan dapat kembali dibuka pada pagi harinya.

SIG juga menyediakan layanan terintegrasi dalam implementasi SpeedCrete, mulai dari manajemen lalu lintas, pembongkaran jalan lama, pengecoran, hingga pembukaan akses jalan kembali dalam waktu singkat.

Teknologi beton cepat kering tersebut telah digunakan di sejumlah proyek strategis nasional, seperti jalur Bus TransJakarta, kawasan Bundaran Patung Pemuda, Terminal Petikemas Koja, hingga berbagai ruas jalan tol.

Beberapa ruas tol yang telah menggunakan SpeedCrete antara lain Tol Bakauheni–Terbanggi Besar–Permata Panggang–Kayu Agung, Tol Jakarta–Merak, Tol Jabodetabek, Tol Pejagan–Pemalang, Tol Surabaya–Mojokerto, dan Tol Surabaya–Gempol.

SIG menilai penggunaan teknologi konstruksi yang lebih cepat dapat membantu mengurangi potensi kerugian ekonomi akibat kemacetan sekaligus mendukung pembangunan infrastruktur yang lebih ramah lingkungan.

Sebagai BUMN bahan bangunan, SIG terus mendorong transformasi industri konstruksi melalui pengembangan solusi inovatif yang mendukung efisiensi proyek dan pengurangan emisi gas rumah kaca.

Baca Berita Meanarik Lainnya di Google News