Bupati Jember Dorong Perumda Kahyangan Perkuat Ekonomi Masyarakat dan Tata Kelola Perusahaan

JEMBER, 14 Mei 2026 – VNNMedia – Pelantikan direksi baru Perumda Perkebunan Kahyangan menjadi momentum penguatan peran badan usaha milik daerah (BUMD) dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah dan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Jember.

Bupati Jember, Gus Fawait, menegaskan bahwa Perumda Perkebunan Kahyangan memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat di kawasan perkebunan yang selama ini identik dengan wilayah kantong kemiskinan.Menurutnya, keberadaan Perumda Kahyangan tidak hanya dituntut menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga harus mampu menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Perumda Perkebunan Kahyangan merupakan salah satu BUMD yang diandalkan Pemerintah Kabupaten Jember. Perannya tidak hanya berkaitan dengan PAD, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi dan pengentasan kemiskinan,” ujar Gus Fawait saat pelantikan direksi di Pendapa Wahyawibawagraha.

Gus Fawait juga menilai latar belakang direksi baru yang berasal dari kalangan aktivis diharapkan mampu membawa perubahan positif di tubuh perusahaan daerah. Ia menekankan pentingnya keterbukaan, inovasi, serta budaya kerja berbasis data dalam menjalankan perusahaan.

“Direksi harus mampu bekerja profesional, terbuka terhadap kritik, berpikir inovatif, dan membuktikan kinerja melalui data serta capaian yang terukur,” tegasnya.

Selain pembenahan internal perusahaan, Pemerintah Kabupaten Jember saat ini juga tengah menyiapkan revisi Peraturan Daerah tentang BUMD. Langkah tersebut diharapkan dapat membuka peluang pengembangan usaha baru bagi Perumda Kahyangan agar tidak hanya bergantung pada komoditas perkebunan tradisional.

Gus Fawait menyebut peluang usaha baru dapat dikembangkan melalui dukungan terhadap program pemerintah pusat, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), sehingga perusahaan daerah mampu berkontribusi lebih luas terhadap pembangunan daerah maupun nasional.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Perkebunan Kahyangan yang baru dilantik, Gogot Cahyo Baskoro, menyampaikan komitmennya untuk membangun perusahaan yang sehat, bersih, dan memiliki daya saing.

Ia menilai salah satu tantangan utama perusahaan saat ini adalah penguatan tata kelola dan keterbukaan manajemen guna meningkatkan kepercayaan publik, karyawan, serta mitra usaha.

“Kami berkomitmen menerapkan prinsip Good Clean Corporate melalui transparansi, akuntabilitas, independensi, tanggung jawab, dan antikorupsi,” ujarnya.

Selain itu, Perumda Kahyangan juga akan mendorong diversifikasi usaha melalui pengembangan produk kopi specialty, optimalisasi aset perusahaan, hingga pengembangan sektor wisata berbasis perkebunan.

Beberapa potensi wisata yang akan dikembangkan antara lain kawasan Wisata Boma dan Rimba Camp di Gunung Pasang, Kampung Belgia di Sumberwadung, serta akses menuju Air Terjun Tancak melalui kerja sama dengan Perhutani.

Direksi baru juga membuka peluang pemanfaatan lahan tidur perkebunan untuk mendukung kebutuhan masyarakat sekitar, termasuk pengembangan pakan ternak dan pemberdayaan ekonomi warga di wilayah perkebunan.

Telusuri berita lain di Google News VNNMedia