28 Ribu Jemaah Haji Sudah Diberangkatkan dari Surabaya, Enam Wafat di Tanah Suci

SURABAYA, 12 MEI 2026 – VNNMedia – Operasional pemberangkatan jemaah haji melalui Embarkasi Surabaya hingga hari ke-21 berjalan lancar. Hingga 11 Mei 2026, sebanyak 28.445 jemaah dan petugas haji telah diberangkatkan ke Tanah Suci atau sekitar 65 persen dari total rencana keberangkatan musim haji 1447 H/2026 M.

Di tengah kelancaran proses pemberangkatan, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya mencatat enam jemaah haji asal Jawa Timur wafat di Arab Saudi.

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya Mohammad As’adul Anam menyampaikan duka cita atas wafatnya para jemaah tersebut. “Kami turut berduka cita atas wafatnya para jemaah haji di Tanah Suci. Semoga seluruh amal ibadah beliau diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Anam, Senin (11/5/2026).

Enam jemaah yang wafat masing-masing Kamariyah Dul Tayib (85) asal Kabupaten Pasuruan Kloter 8, Abd Wachid (71) asal Kabupaten Pasuruan Kloter 7 dan Fajar Puja Sasmita (53) asal Kota Malang Kloter 11. Selanjutnya, Sibiatun Saji (72) asal Kabupaten Lamongan Kloter 33, Mustika Rajim D (75) asal Kabupaten Gresik Kloter 47, dan Suyono Reso (58) asal Kabupaten Jombang Kloter 62.

PPIH memastikan seluruh jemaah telah mendapatkan penanganan sesuai prosedur dan dimakamkan di Tanah Suci. Pihak embarkasi juga terus berkoordinasi dengan keluarga jemaah untuk membantu proses administrasi.

Sementara itu, pada 11 Mei 2026 Embarkasi Surabaya kembali memberangkatkan lima kelompok terbang (kloter), yakni SUB 72 hingga SUB 76 dengan total 1.897 jemaah dan petugas.

Secara keseluruhan, hingga saat ini Embarkasi Surabaya telah memberangkatkan 76 kloter dengan rincian 13.253 jemaah laki-laki dan 15.192 perempuan.

Dalam proses operasional, tercatat sebanyak 122 mutasi keluar akibat jemaah sakit, penundaan keberangkatan, perpindahan kloter, pendamping, hingga satu jemaah wafat sebelum berangkat.

Untuk mengurangi kursi kosong penerbangan, PPIH melakukan mekanisme mutasi masuk dari daftar jemaah cadangan maupun kloter lain. Hasilnya, sebanyak 67 kursi kosong berhasil terisi sehingga tersisa 55 seat kosong.

“Skema pengisian kursi kosong terus kami optimalkan agar kapasitas penerbangan tetap maksimal dan jemaah yang siap berangkat dapat segera diberangkatkan,” kata Anam.

PPIH juga mencatat sebanyak 73 kloter berangkat tepat waktu tanpa keterlambatan maupun percepatan jadwal penerbangan.

Meski demikian, masih ada 12 jemaah yang mengalami penundaan keberangkatan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya. Mereka terdiri atas delapan jemaah sakit, dua pendamping, dan dua jemaah lain yang masih menjalani observasi kesehatan serta menunggu ketersediaan kursi.

Pada musim haji tahun ini, jemaah tertua yang diberangkatkan melalui Embarkasi Surabaya tercatat atas nama Tukiran Abd Razak asal Kabupaten Malang dari Kloter 17 dengan usia 98 tahun.

Selanjutnya, Embarkasi Surabaya dijadwalkan menerima kedatangan 760 calon jemaah haji pada 12 Mei 2026 yang terbagi dalam dua kloter, yakni SUB 82 dan SUB 83, seluruhnya berasal dari Kabupaten Banyuwangi.

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News