LDII Kediri Dorong Generasi Muda Miliki Ketahanan Mental dan Kemandirian

KEDIRI, 1 Mei 2026 – VNNMedia – DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Kediri mendorong generasi muda memiliki ketahanan mental, spiritual, dan kemandirian di tengah dinamika kehidupan era digital. Pesan tersebut disampaikan dalam Pengajian Pemuda LDII Kota Kediri di Pondok Pesantren Nurul Huda Al Manshurin.

Dalam pengajian itu, Ustaz Dian Aristandi menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental dan pola pikir di tengah berbagai persoalan hidup yang dihadapi generasi muda saat ini.

“Setiap orang pasti memiliki masalah dalam hidup, namun sebesar apa pun masalah yang dihadapi, kita harus tetap menjaga mental dan pola pikir yang sehat,” ujar Dian dalam rilis yang diterima Tim JNR Kominfo Jatim, Jumat (1/5/2026).

Ia menyoroti meningkatnya tekanan kehidupan sosial yang dinilai dapat memengaruhi kondisi mental seseorang apabila tidak dibarengi dengan ketahanan spiritual dan pemahaman agama yang baik.

Menurutnya, setiap ujian hidup perlu dihadapi dengan kesabaran, ikhtiar, dan keimanan agar seseorang tidak mudah terpuruk dalam menghadapi persoalan.

“Seberat apa pun cobaan yang datang, manusia harus mampu menghadapinya dengan sabar, ikhtiar, dan keimanan,” katanya.

Dian menjelaskan generasi muda juga perlu memiliki arah hidup yang jelas agar tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan dan perkembangan zaman. Salah satunya melalui pembentukan karakter dan nilai budi luhur dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menyebut pembinaan generasi muda di lingkungan LDII diarahkan pada konsep Tri Sukses Generus, yakni alim faqih, berakhlakul karimah, dan mandiri.

Lebih lanjut Dian mengatakan, kemandirian tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan bekerja, tetapi juga kemampuan mengelola diri dan bertanggung jawab terhadap kehidupan pribadi.

“Meskipun rezeki sudah diatur oleh Allah, manusia tetap diwajibkan berusaha, bekerja, dan berdoa agar hidup yang dijalani bernilai ibadah,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dzikir Satya Atmaja menyampaikan pentingnya kesiapan generasi muda menghadapi dunia usaha, termasuk memahami aspek legalitas dalam menjalankan bisnis.

Ia menilai usaha yang dijalankan secara legal tidak hanya memberikan perlindungan hukum, tetapi juga membuka peluang pengembangan usaha yang lebih luas.

“Generasi muda perlu memiliki keseimbangan antara kekuatan spiritual dan kesiapan mental agar mampu menghadapi tantangan hidup dengan bijak dan bertanggung jawab,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPD LDII Kota Kediri Agung Riyanto mengatakan pembinaan generasi muda menjadi fokus organisasi dalam menghadapi tantangan era disrupsi digital.

Menurutnya, generasi muda perlu dibekali ketahanan mental, keimanan, dan kemandirian agar tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif di tengah perkembangan teknologi dan informasi.

“Melalui pengajian seperti ini, kami berharap generasi muda tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga siap menjalani kehidupan secara mandiri dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Telusuri berita lain di Google News VNNMedia