
Tuscany, Jumat 01 Mei 2026-VNNMedia- Kebakaran hebat melanda kawasan pegunungan Tuscany, Italia Tengah. Menurut laporan media lokal Corriere Toscano pada hari ini, kebakaran yang dipicu angin kencang itu telah menghanguskan sekitar 400 hektar hutan di provinsi Lucca dan Pisa
Dilansir dari Antara, otoritas setempat terpaksa mengevakuasi sekitar 3.500 penduduk Desa Asciano akibat api yang semakin mendekati pemukiman warga. Mereka dilarang oleh oleh Kantor Walikota San GiulianoTerme untuk menggunakan kendaraan pribadi saat mengungsi
Agar api dapat dikendalikan dan tidak semakin meluas, sejumlah kendaraan pemadam kebakaran telah dikerahkan, termasuk satu helikopter dan tiga pesawat amfibi Canadair yang telah beroperasi sejak pagi. Pemerintah setempat telah menyediakan dua pusat pengungsian, dimana salah satunya diperuntukkan untuk penyandang disabilitas dan warga yang membutuhkan pertolongan medis
Catatan Peristiwa Kebakaran Hutan di Tuscany dari Masa ke Masa
Wilayah Tuscany di Italia kerap menghadapi tantangan kebakaran hutan yang cukup serius, terutama saat musim kemarau panjang
Pada pertengahan Agustus 2025, kebakaran hebat melanda provinsi Grosseto, khususnya di kawasan Roccalbegna dan Gavorrano, yang menghanguskan sekitar 200 hektar lahan dan memaksa evakuasi warga
Sebelumnya, pada Juli 2022, terjadi kebakaran besar di Massarosa, provinsi Lucca, yang melahap sekitar 600 hektar hutan serta menyebabkan ledakan tangki gas di pemukiman warga.
Tuscany juga terdampak kebakaran pada Agustus 2021 akibat gelombang panas ekstrem yang melanda seluruh Italia. Salah satu kejadian yang paling diingat terjadi pada September 2018 di Monte Serra, provinsi Pisa, di mana lebih dari 600 hektar lahan terbakar akibat tindakan yang diduga disengaja
Hingga saat ini, wilayah Pisa, Grosseto, dan Lucca tetap menjadi area dengan tingkat kerawanan tertinggi. Pemerintah setempat secara rutin memberlakukan larangan aktivitas pemicu api sejak akhir Mei hingga September untuk meminimalkan risiko bencana serupa
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News