
SURABAYA, 1 MEI 2026 – VNNMedia – Kebun Binatang Surabaya akan meminjamkan sepasang komodo ke kebun binatang iZoo Shizuoka melalui skema breeding loan. Langkah ini menjadi bukti keberhasilan KBS dalam pengembangbiakan satwa endemik Indonesia.
Direktur Operasional KBS, Nurika Widyasanti, memastikan peminjaman sepasang komodo tidak akan mengganggu program pengembangbiakan di Surabaya.
Menurutnya, keputusan tersebut telah melalui kajian pemerintah pusat, termasuk verifikasi kesiapan fasilitas di Jepang oleh Kementerian Kehutanan Republik Indonesia. “Proses breeding di KBS tetap berjalan meski ada komodo yang dipinjamkan,” ujarnya.
Saat ini, populasi komodo di KBS tercatat lebih dari 50 ekor. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk menjaga keberlanjutan program konservasi meskipun ada sebagian satwa yang dipinjamkan ke luar negeri.
Dari sisi kesiapan, iZoo Shizuoka disebut telah menyiapkan kandang khusus dengan pengaturan suhu dan lingkungan yang menyerupai habitat asli komodo di Indonesia. Hal ini menjadi syarat penting dalam kerja sama konservasi lintas negara.
Nurika menegaskan, keberhasilan breeding komodo di KBS tidak lepas dari perawatan yang menyesuaikan kebutuhan alami satwa, mulai dari pola makan hingga kondisi lingkungan.
Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengapresiasi capaian KBS yang dinilai mampu meningkatkan reputasi Surabaya di kancah internasional.
Ia menjelaskan, kerja sama ini bukan pertukaran satwa, melainkan peminjaman dengan pengawasan ketat dari kedua pihak. Bahkan, dalam kondisi tertentu seperti masalah kesehatan, komodo dapat ditarik kembali ke Indonesia.
“Ini peminjaman, bukan pertukaran. Kesejahteraan satwa tetap menjadi prioritas bersama,” tegasnya.
Kerja sama ini juga disebut telah melalui proses panjang hingga 10 tahun sebelum akhirnya terealisasi melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada April 2026.
Selain aspek konservasi, peminjaman komodo ini diproyeksikan mampu meningkatkan daya tarik wisata, baik di Surabaya maupun Jepang. Komodo sendiri merupakan satwa ikonik Indonesia yang telah lama diminati untuk ditampilkan di kebun binatang internasional.
Dengan kerja sama ini, KBS tidak hanya memperkuat peran sebagai lembaga konservasi, tetapi juga membuka peluang kolaborasi global dalam pelestarian satwa langka sekaligus meningkatkan animo masyarakat terhadap wisata edukasi berbasis lingkungan.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News