Bojonegoro Tempati Peringkat Kedua Nasional Serapan Petroganik

BOJONEGORO, 30 April 2026 – VNNMedia – Bojonegoro menempati peringkat kedua nasional dalam penyerapan pupuk organik (Petroganik). Dalam acara Gebyar Petroganik 2026 bertema ‘Tingkatkan Produktivitas Pertanian Bojonegoro’, di Gedung Serbaguna Baresta, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah merasa bangga atas pencapaian tersebut.

Peringkat kedua se-Indonesia ini menjadi indikator kuat bahwa petani di Bojonegoro semakin sadar akan pentingnya pupuk organik bagi keberlanjutan tanah. Di 2026, berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Bojonegoro mendapat alokasi bantuan pupuk organik sebanyak 13.948 ton.

“Pencapaian ini menandakan petani kita sadar akan manfaat pupuk organik. Penggunaan Petroganik bukan hanya soal hasil panen, tapi juga tentang menjaga kesehatan tanah untuk masa depan pertanian kita,” ujarnya seperti dalam siaran tertulisnya Pemkab Bojonegoro, Rabu (29/4/2026).

Meski mencetak prestasi, sektor pertanian Bojonegoro menghadapi tantangan serius pada jumlah SDM. Data menunjukkan penurunan jumlah petani yang cukup signifikan.

Di 2013 jumlah petani di Kabupaten Bojonegoro 366.484 orang, di 2023 sejumlah 333.951 orang. Hingga tahun 2026, mayoritas petani di Bojonegoro kini berada pada kategori usia di atas 60 tahun. 

Perwakilan PT Pupuk Indonesia, Wahyu Dimas Adi Prakoso memastikan, distribusi pupuk ke petani berjalan lancar. Proses penyaluran kini telah terverifikasi ketat oleh petugas Pemkab Bojonegoro untuk menjamin ketepatan sasaran. “Stok pupuk untuk periode April hingga Mei sangat mencukupi. Dari kurang lebih 300 Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS), sebanyak 82 persen sudah memiliki stok di atas 1 ton. Jadi, petani tidak perlu khawatir,” ujar Wahyu.

Mitra Himpunan Produksi Pupuk Organik (HIMPO) Wahyu Aryo menambahkan, tingginya angka serapan di Bojonegoro selama dua tahun terakhir menjadi alasan kuat bagi pihaknya untuk terus memberikan dukungan penuh di daerah ini. “Menurut data dari dua tahun terakhir, serapan pupuk organik di Kabupaten Bojonegoro tertinggi kedua di Indonesia,” ujarnya.

Telusuri berita lain di Google News VNNMedia