Konser BTS Dorong Lonjakan Ekonomi, Wisatawan Asing Habiskan Jutaan Won

Seoul, Rabu 29 April 2026-VNNMedia- Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan merilis data terbaru yang menunjukkan bahwa pengunjung internasional untuk konser BTS pada Maret dan awal April lalu memberikan dampak ekonomi luar biasa

Melansir The Korea Times, berdasarkan analisis bersama Institut Kebudayaan dan Pariwisata serta Organisasi Pariwisata Korea, para penggemar global yang datang ke Seoul dan Goyang cenderung tinggal lebih lama dan menghabiskan uang jauh lebih banyak dibandingkan rata-rata wisatawan mancanegara lainnya

Data survei menunjukkan bahwa penonton konser di Gwanghwamun pada 21 Maret rata-rata tinggal selama 8,7 hari dengan pengeluaran mencapai 3,53 juta won. Sementara itu, mereka yang menghadiri konser di Stadion Goyang pada pertengahan April menetap rata-rata 7,4 hari dengan pengeluaran 2,91 juta won

Banyak dari wisatawan ini memperpanjang kunjungan mereka untuk menyambangi berbagai lokasi ikonik dalam program BTS THE CITY, seperti Yongsan, Myeongdong, hingga Museum Nasional Seni Modern dan Kontemporer.

Dampak signifikan sangat terlihat di wilayah Daehwa-dong, Ilsan, yang merupakan lokasi Stadion Goyang. Selama tiga hari konser, jumlah pengunjung asing melonjak hingga 35 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sementara tingkat pengeluaran meningkat tajam sebesar 38 kali lipat

Temuan ini memperkuat rencana pemerintah yang dicanangkan pada Februari lalu untuk memanfaatkan gelombang budaya Korea atau Hallyu guna menghidupkan kembali pariwisata regional di berbagai daerah

Menanggapi tren positif ini, kementerian terkait bersama Komite Tahun Pariwisata Korea akan menggelar pekan penyambutan pada 1 hingga 15 Juni mendatang, bertepatan dengan jadwal konser BTS di Busan

Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar untuk mengintegrasikan konser K-pop dengan rute wisata regional, sehingga kunjungan wisatawan mancanegara tidak hanya terpusat di Seoul, tetapi juga meluas ke berbagai wilayah lain di Korea Selatan melalui pengembangan paket wisata berbasis pengalaman budaya jangka panjang

Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News