
Chișinău, Jumat 10 April 2026-VNNMedia- Pemerintah Moldova mengumumkan status darurat energi dimana stok cadangan energinya hanya cukup untuk beberapa belas hari saja
Dalam pengumumannya, melansir Antara (10/4), Kementerian Energi Moldova menyatakan bahwa cadangan bensin diperkirakan cukup untuk 16 hari saja, elpiji 17 hari, dan yang paling mengenaskan adalah bahan bakar diesel yang diperkirakan hanya cukup untuk 5 hari
“Cadangan bahan bakar untuk konsumsi bensin cukup hingga 16 hari, untuk konsumsi elpijji 17, dan konsumsi bahan bakar diesel lima hari,” bunyi pernyataan kementerian di media sosialnya pada hari Kamis kemarin
Kementerian juga menyampaikan bahwa lebih dari 1.300 ton bensin dan 2.400 ton bahan bakar diesel diimpor Moldova untuk mencukupi kebutuhan dalam negeri
Sebelumnya, negara ini telah menetapkan status siaga tinggi di sektor energi seiring eskalasi ketegangan di Timur Tengah, yang dipicu oleh serangan brutal AS dan Israel terhadap Iran, yang salah satunya berimbas pada ditutupnya Selat Hormuz oleh Iran
Penutupan tersebut berimbas pada pasokan energi global yang mengakibatkan harga minyak di pasar dunia mengalami kenaikan. Selat Hormuz sendiri dijuluki sebagai “urat nadi” energi dunia karena merupakan titik transit paling penting bagi perdagangan minyak dan gas
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News