PLN NP Siagakan 14,1 GW Listrik dan 126 Posko untuk Amankan Pasokan Rafi 2026

JAKARTA, 31 MARET 2026 – VNNMedia – PLN Nusantara Power memastikan kesiapan penuh dalam menjaga keandalan pasokan listrik nasional selama periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 1447 Hijriah.

Perusahaan telah menyiapkan kapasitas pembangkitan sebesar 14,1 gigawatt (GW) atau setara 14.132 megawatt (MW), yang mencakup sekitar 42 persen dari proyeksi beban puncak nasional sebesar 35.014 MW.

Untuk mendukung keandalan tersebut, PLN Nusantara Power mengerahkan 8.898 personel siaga, mengoperasikan 126 posko siaga, serta menyiapkan 45 unit mobil pemadam kebakaran yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia selama masa siaga RAFI, mulai 12 hingga 31 Maret 2026.

Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen menjaga pasokan listrik tetap stabil agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan nyaman.

“Keandalan listrik menjadi prioritas utama kami, terutama saat aktivitas masyarakat meningkat seperti saat sahur dan berbuka puasa,” ujarnya.

Selain memastikan kecukupan pasokan, PLN NP juga turut mendukung bauran energi bersih dengan menyediakan listrik hijau sebesar 1.821 MW yang berasal dari pembangkit energi terbarukan seperti PLTA dan PLTS.

Secara operasional, kesiapan ini ditopang oleh jaringan pembangkit yang tersebar luas, mulai dari Arun di Aceh hingga Tidore di Maluku. Beberapa unit strategis seperti PLTMG Arun di Lhokseumawe, PLTU Teluk Balikpapan, PLTU Pulang Pisau, dan PLTU Tidore menjadi andalan dalam menjaga stabilitas sistem kelistrikan, khususnya di luar Pulau Jawa.

Dalam menjaga keandalan, PLN NP mengoptimalkan kesiapan personel operasi dan pemeliharaan yang bersiaga 24 jam. Upaya ini diperkuat dengan pengamanan aset, peningkatan patroli, serta penerapan pemeliharaan preventif dan prediktif guna meminimalkan potensi gangguan.

Perusahaan juga memanfaatkan teknologi digital melalui Nusantara InnoVision Center (NIC) untuk memantau kinerja pembangkit secara real-time. Sistem ini memungkinkan deteksi dini terhadap potensi gangguan sekaligus meningkatkan respons penanganan secara cepat dan tepat.

Selain itu, koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan seperti TNI, kepolisian, dan masyarakat sekitar pembangkit terus diperkuat guna memastikan aspek keamanan dan kelancaran operasional selama periode siaga.

Dengan berbagai langkah tersebut, PLN Nusantara Power optimistis dapat menjaga kontinuitas pasokan listrik nasional selama Ramadan hingga pasca-Idulfitri, sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar dan aman.

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News