
SURABAYA, 30 MARET 2026 – VNNMedia – Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya mencatat sebanyak 77 kejadian kedaruratan berhasil ditangani selama libur Lebaran 2026, periode 18–24 Maret. Penanganan didominasi kasus evakuasi dibanding kebakaran.
Berdasarkan data resmi, jumlah kejadian kebakaran tercatat sebanyak 17 kasus. Rinciannya meliputi kebakaran rumah, kendaraan roda empat, alang-alang, hingga sampah. Dari sisi penyebab, sebagian besar dipicu api terbuka dan gangguan listrik, sementara sisanya masih dalam proses penyelidikan.
Sementara itu, kasus evakuasi mencapai 60 kejadian. Mayoritas berupa evakuasi hewan, terutama ular, disusul evakuasi orang, kendaraan, objek alam, dan kejadian lainnya.
Kepala DPKP Surabaya, Laksita Rini Sevriani, menyebut tren penanganan selama libur Lebaran memang lebih banyak didominasi layanan non-kebakaran.
“Kalau kebakaran relatif kecil. Bahkan saat petugas tiba, sebagian sudah ditangani warga, sehingga kami melakukan pembasahan dan pengecekan,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).
Selain kebakaran dan evakuasi hewan, petugas juga menangani berbagai kejadian lain seperti kecelakaan lalu lintas hingga kendaraan terbakar. Tingginya angka evakuasi menunjukkan meningkatnya kebutuhan layanan penyelamatan di masyarakat.
Selama periode tersebut, petugas Damkar tetap bersiaga penuh selama 24 jam dengan sistem kerja bergilir. Layanan tetap berjalan normal meskipun dalam masa libur panjang, dengan sebaran kejadian yang merata di seluruh wilayah kota.
Dari sisi respons, waktu tanggap rata-rata petugas mencapai sekitar 6,5 menit sejak laporan diterima hingga tiba di lokasi. Hal ini didukung kesiapan sarana dan prasarana yang terus ditingkatkan.
Untuk memperkuat penanganan, DPKP Surabaya juga melakukan modernisasi peralatan, termasuk penambahan armada seperti mobil pemadam khusus bahan berbahaya (hazmat), robot pemadam kebakaran, hingga kendaraan dengan teknologi compress air foam system (CAFS).
“Peralatan ini penting untuk menghadapi situasi berisiko tinggi, termasuk kebakaran di kawasan industri atau yang melibatkan bahan berbahaya,” jelasnya.
Selain kejadian umum, terdapat pula laporan unik selama libur Lebaran, seperti evakuasi ular kecil hingga penanganan pintu rumah yang macet. Kondisi ini dinilai sebagai indikasi meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan Damkar.
DPKP Surabaya mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kondisi darurat melalui layanan 112 atau nomor pengaduan resmi agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News