
SURABAYA, 24 MARET 2026 – VNNMedia – Antusiasme tinggi masyarakat mewarnai program “Balik Kerja Bareng BPKH 2026”. Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memberangkatkan 675 peserta dari Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Selasa (24/3/2026), dengan layanan transportasi gratis menuju Jabodetabek.
Minat masyarakat terhadap program ini membludak. Dari total 1.412 pendaftar, hanya 675 peserta yang bisa diberangkatkan karena keterbatasan kuota.
Program ini menjadi alternatif favorit bagi para perantau untuk kembali bekerja usai libur Idulfitri tanpa terbebani biaya transportasi tinggi.
Sebanyak 15 bus eksekutif disiapkan untuk mengantar peserta ke sejumlah terminal tujuan, di antaranya Terminal Pulo Gebang, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Poris Plawad, serta Terminal Baranangsiang. Peserta juga mendapat konsumsi dan perlengkapan perjalanan.
Anggota Badan Pelaksana BPKH, Indra Gunawan, menyebut tingginya minat masyarakat menjadi indikator kuat bahwa program ini sangat dibutuhkan.
“Program ini membantu masyarakat dalam mobilitas sekaligus mengurangi beban biaya perjalanan setelah Lebaran,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembiayaan program berasal dari nilai manfaat Dana Abadi Umat (DAU), sehingga tidak mengganggu dana setoran awal jemaah haji.
Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, berharap kapasitas program dapat diperluas ke depan, khususnya di wilayah Jawa Timur yang memiliki jumlah calon jemaah haji besar.
Secara nasional, program ini menargetkan 2.700 peserta dari empat kota, yakni Surabaya, Lampung, Solo, dan Yogyakarta. Total pendaftar bahkan menembus 11.000 orang.
Melalui inisiatif ini, BPKH terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung arus balik Lebaran yang lebih aman dan terjangkau.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News