
SUMENEP, 21 Maret 2026 – VNNMedia – Perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi diharapkan tidak hanya dimaknai sebagai kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa Ramadan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Idulfitri merupakan waktu yang penuh berkah untuk kembali kepada fitrah, membersihkan hati, serta memperbaiki hubungan antarsesama,” kata Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim di sela-sela Gema Takbir Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, di Pendopo Agung Keraton, Jumat (20/03/2026).
Idulfitri sejatinya bukan sekadar perayaan, tetapi momentum bagi umat muslim untuk kembali suci dengan saling memaafkan, mempererat ukhuwah, dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Nilai-nilai yang terkandung dalam Ramadan, seperti kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama, harus terus terjaga dan terimplementasi dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Idulfitri sebagai titik awal meningkatkan kualitas diri, baik dalam aspek keimanan maupun kehidupan sosial,” terangnya.
Ia menyatakan, seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan kerukunan, terutama di tengah keberagaman, sehingga dengan Idulfitri ini menjadi perekat yang memperkuat solidaritas, serta menghindarkan masyarakat dari perpecahan.
“Kebersamaan adalah kunci utama dalam membangun daerah. Oleh karena itu, jadikan Idulfitri sebagai sarana untuk mempererat persatuan dan menjaga kondusifitas lingkungan,” tambahnya.
Pemerintah daerah mengapresiasi kepada seluruh pihak, termasuk aparat keamanan, tenaga kesehatan, dan petugas kebersihan yang tetap menjalankan tugasnya selama momentum libur Lebaran, demi memastikan masyarakat bisa merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras, semoga pengabdian yang dilakukan menjadi amal ibadah dan mendapatkan balasan dari Allah SWT,” pungkasnya.
Telusuri berita lain di Google News VNNMedia