Pemkot Mojokerto Ajak Warga Jaga Kekhusyukan beragama

MOJOKERTO, 21 Maret 2026 – VNNMedia – Pemerintah Kota Mojokerto menggelar acara gema takbir Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Masjid Darul Amanah, Balai Kota Mojokerto, Jumat (20/3). Kegiatan ini berlangsung khidmat sebagai bentuk syukur sekaligus menyambut datangnya hari kemenangan.

Mewakili Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, Wakil Wali Kota Rachman Sidharta Arisandi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat, mulai dari perangkat daerah, camat, lurah, RT/RW, tokoh agama hingga aparat keamanan, atas terciptanya suasana Ramadan hingga Idul Fitri yang aman, nyaman, dan kondusif.

“Tahun ini terdapat perbedaan penetapan 1 Syawal, namun perbedaan ini tidak mengurangi nilai persatuan, justru menjadi rahmat yang memperkuat toleransi dan kerukunan,” terangnya.

Berdasarkan hasil survei Kementerian Perhubungan, lanjutnya, potensi pergerakan nasional pada Lebaran tahun ini meningkat 10,95 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Menyikapi hal tersebut, Pemkot Mojokerto bersama Forkopimda terus memantau serta memastikan kesiapan dan keamanan, khususnya bagi warga Kota Mojokerto yang akan melaksanakan mudik.

Sebagai bentuk komitmen pelayanan kepada masyarakat, tiga pos pengamanan disiapkan, yakni Pos Pelayanan Alun-Alun Kota Mojokerto, Pos Pantau Satpol PP Jalan Empunala, dan Pos Pengamanan Sekar Putih, dengan total 528 personel gabungan dari Polri, TNI, tenaga kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta ORARI.

“Semua ini kami lakukan demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengungkapkan bahwa tingkat kesalehan sosial masyarakat Kota Mojokerto menunjukkan capaian yang sangat baik. Berdasarkan data tahun 2025, indeks kesalehan sosial mencapai 90,83, yang mencerminkan tingginya solidaritas, toleransi, serta ketertiban masyarakat.

Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tidak menggunakan sound horeg dalam perayaan takbir agar tidak mengganggu ketertiban umum dan tetap menjaga suasana yang sakral dan penuh kekhusyukan.

Selain itu, pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM memastikan ketersediaan energi, khususnya BBM, dalam kondisi aman dengan cadangan nasional mencapai 27–28 hari. 

“Tidak ada pembatasan pembelian BBM, sehingga masyarakat dapat melaksanakan mudik dan merayakan Idul Fitri dengan tenang,” tuturnya. 

Mengakhiri sambutannya, Wakil Wali Kota mengajak masyarakat menjadikan momentum Idul Fitri untuk menjadi pribadi yang lebih sabar, ikhlas, dan lebih baik dalam menjalani kehidupan ke depan.

“Ja’alanallahu minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin 1447 H,” pungkasnya.

Telusuri berita lain di Google News VNNMedia