Pengawasan Angkutan Lebaran 2026 Diperketat, Dishub Surabaya Lakukan Ramp Check Bus

SURABAYA, 16 MARET 2026 – VNNMedia – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) meningkatkan pengawasan terhadap kelayakan kendaraan angkutan umum. Langkah ini dilakukan untuk memastikan perjalanan masyarakat selama masa angkutan Lebaran berlangsung aman dan nyaman.

Pelaksana tugas Kepala Dishub Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo, mengatakan peningkatan pengawasan dilakukan seiring prediksi lonjakan mobilitas masyarakat pada periode mudik tahun ini.

Berdasarkan perkiraan dari Kementerian Perhubungan, masa angkutan Lebaran diperkirakan berlangsung mulai 17 hingga 27 Maret 2026. Pada rentang waktu tersebut, arus pergerakan masyarakat diprediksi meningkat signifikan, terutama saat awal cuti bersama.

“Prediksi dari Kementerian Perhubungan, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 17 Maret, bertepatan dengan dimulainya cuti bersama pada 18 Maret. Sedangkan puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 27 Maret saat masyarakat mulai kembali ke Surabaya,” ujar Trio, Sabtu (14/3/2026).

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang sekaligus memastikan standar keselamatan terpenuhi, Dishub Surabaya bersama sejumlah pihak melakukan ramp check atau pemeriksaan kelayakan kendaraan angkutan umum.

Pemeriksaan difokuskan pada armada bus yang beroperasi di Terminal Tambak Oso Wilangun.

Trio menjelaskan kegiatan ramp check telah dilakukan sejak sekitar sepekan terakhir dan akan terus dilaksanakan sepanjang masa angkutan Lebaran. Pemeriksaan meliputi sejumlah komponen teknis yang berkaitan langsung dengan keselamatan perjalanan.

“Kami memeriksa berbagai aspek kendaraan, mulai dari kondisi ban, lampu sein, lampu utama, hingga wiper. Selain itu, perlengkapan keselamatan seperti martil pemecah kaca juga menjadi perhatian,” katanya.

Menurutnya, setiap bus wajib dilengkapi minimal enam martil pemecah kaca yang ditempatkan di beberapa titik di dalam kabin. Peralatan tersebut berfungsi sebagai alat evakuasi darurat apabila terjadi situasi yang membahayakan penumpang.

“Perlengkapan ini penting dalam kondisi darurat, misalnya saat terjadi kebakaran atau situasi yang mengharuskan penumpang segera keluar dari kendaraan,” jelasnya.

Selain memastikan kesiapan armada angkutan umum, Dishub Surabaya juga mengingatkan masyarakat yang berencana mudik menggunakan kendaraan pribadi agar memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan.

“Kami mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik dengan kendaraan roda dua maupun roda empat untuk melakukan servis terlebih dahulu. Dengan kendaraan yang terawat, perjalanan mudik akan lebih aman dan nyaman,” pungkasnya.

Baca Berita MEnarik Lainnya di Google News