Jelang Lebaran 2026, Pemkot Surabaya Perketat Pengamanan Lingkungan dan Perluas CCTV

SURABAYA, 17 MARET 2026 – VNNMedia – Pemerintah Kota Surabaya meningkatkan langkah pengamanan menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah/2026 guna mengantisipasi potensi peningkatan tindak kriminalitas yang biasanya terjadi menjelang Lebaran.

Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan koordinasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat agar kondisi kota tetap aman dan kondusif.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Surabaya, M Fikser, menegaskan bahwa pengamanan kota tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja.

“Keamanan tidak bisa menjadi tanggung jawab satu pihak. Ada peran kepolisian, TNI, serta pemerintah kota. Namun yang paling penting adalah keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungannya,” kata M Fikser, Sabtu (14/3/2026).

Ia mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor jika menemukan atau mencurigai adanya potensi tindak kriminal di lingkungan sekitar. Selain itu, masyarakat juga diminta lebih berhati-hati dalam menjaga barang berharga maupun kendaraan pribadi.

Sebagai bagian dari upaya pencegahan, Pemkot Surabaya terus memperluas pemasangan kamera pengawas atau CCTV di berbagai titik strategis di kota.

Menurut M Fikser, keberadaan CCTV tidak hanya membantu aparat dalam mengungkap kasus secara cepat ketika terjadi peristiwa kriminal, tetapi juga berfungsi sebagai langkah preventif karena dapat mengurangi niat pelaku kejahatan.

“Selain membantu pengungkapan kasus dengan cepat, CCTV juga bisa menjadi pencegah karena pelaku akan berpikir dua kali ketika mengetahui ada pengawasan kamera,” ujarnya.

Di samping pengawasan berbasis teknologi, pengamanan lingkungan juga diperkuat melalui penerapan sistem satu pintu atau one gate system di kawasan permukiman. Program ini dilakukan dengan membangun portal lingkungan yang dikoordinasikan bersama pengurus RT dan RW setempat.

Langkah tersebut bertujuan untuk membatasi akses keluar-masuk kawasan permukiman sehingga pengawasan lingkungan dapat dilakukan lebih optimal.

Pemkot Surabaya juga kembali mendorong aktivitas sistem keamanan lingkungan (siskamling), terutama menjelang masa mudik Lebaran ketika banyak rumah ditinggalkan pemiliknya.

“Ketika musim mudik, banyak kawasan permukiman menjadi lebih sepi. Karena itu kami berharap warga yang tetap berada di lingkungan tersebut dapat bersama-sama menjaga keamanan melalui siskamling,” jelasnya.

Selain itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi juga telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 300/2326/436.8.6/2026 tentang pedoman keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadan dan perayaan Idulfitri 2026.

Surat edaran tersebut ditujukan kepada seluruh elemen masyarakat, mulai dari pengurus RT, RW, hingga pelaku usaha, agar meningkatkan kesiapsiagaan serta berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Keamanan kota akan terjaga dengan baik jika seluruh elemen masyarakat turut berperan bersama pemerintah dan aparat,” pungkas M Fikser.

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News