
Baghdad, Kamis 12 Maret 2026-VNNMedia- Pemerintah Irak kembali menegaskan penolakan penggunaan wilayahnya sebagai basis serangan terhadap Iran
Melansir Antara, dalam pembicaraan via telepon dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada hari Rabu (11/2), Perdana Menteri (PM) Irak Mohammed Shia al-Sudani, mengatakan tidak akan mengizinkan pihak manapun atau siapapun menggunakan wilayahnya sebagai basis serangan terhadap Iran
Dalam unggahannya di X, Sudani menyatakan ‘penolakan dan kecaman Irak terhadap perang tidak adil yang menargetkan Iran, menekankan keprihatinan negaranya terhadap keamanan dan perdamaian di kawasan dan msyarakat persaudaraannya’
Ia juga menegaskan kesiapan Irak untuk mengakhiri perang melalui jalur diplomasi dengan menulis “logika dialog dan solusi damai, jauh dari bahasa kekerasan yang mengancam keamanan dan stabilitas regional dan internasional”
Penolakan penggunaan wilayah Irak sebagai pangkalan militer untuk menyerang Iran, sebelumnya telah diungkap oleh Wakil Menteri Luar Negeri Irak Mohammed Hussein Bahr Al-Uloom saat bertemu dengan dengan Duta Besar Kuwait Mohammad Hassan Al-Zaman di Baghdad, Senin (9/3)
“Irak menolak logika perang secara umum, dan secara khusus menolak penggunaan wilayahnya sebagai landasan untuk menargetkan negara-negara tetangga,” kata Bahr Al-Uloom dalam pernyataan yang dikutip dari keterangan Kementerian Luar Negeri Irak
Ia menegaskan bahwa pemerintah Irak mengambil semua langkah yang diperlukan ‘untuk mengejar para pelaku dari setiap tindakan yang merugikan kepentingan Irak dan hubungannya dengan negara-negara tetangga’
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News