
SURABAYA, 14 FEBRUARI 2026 – VNNMedia — Kawasan Kya-Kya Kembang Jepun akan kembali semarak dengan gelaran Kya-Kya Chunjie Fest 2026 dalam rangka perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.
Festival ini akan berlangsung selama tiga hari, 14–16 Februari 2026, mulai pukul 18.00–22.00 WIB, dengan menghadirkan ragam pertunjukan budaya, kuliner khas pecinan, hingga atraksi hiburan bagi masyarakat.
Mengusung tema “Harmoni Cinta dan Budaya Pecinan di Surabaya”, Kya-Kya Chunjie Fest dirancang sebagai perayaan Imlek yang menonjolkan pengalaman budaya Tionghoa yang autentik di kawasan wisata pecinan Kembang Jepun.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Surabaya, Herry Purwadi, mengatakan festival ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga strategi mendorong pergerakan ekonomi lokal.
“Kami ingin menghadirkan perayaan Imlek yang autentik melalui hiburan yang variatif, sekaligus meningkatkan kunjungan wisata dan mendorong pendapatan UMKM di kawasan Kya-Kya Kembang Jepun,” ujar Herry.
Rangkaian kegiatan Kya-Kya Chunjie Fest 2026 diawali dengan walking tour kawasan pecinan yang digelar pada 7 dan 14 Februari 2026 pukul 09.00 WIB. Selama festival berlangsung, pengunjung dapat menikmati pertunjukan seni budaya Tionghoa, lebih dari 50 tenant kuliner khas pecinan, serta mini games berhadiah setiap harinya.
Seluruh tenant kuliner yang terlibat merupakan UMKM asal Surabaya, sementara pengisi acara didominasi komunitas Tionghoa dan pelaku seni lokal. Kolaborasi ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah, komunitas, dan pelaku usaha daerah.
Disbudporapar Surabaya menargetkan dampak ekonomi langsung dari festival ini, mulai dari peningkatan omzet UMKM, bertambahnya pendapatan tenaga kerja warga sekitar—termasuk pengemudi becak wisata—hingga meningkatnya eksposur kawasan Kembang Jepun sebagai destinasi wisata budaya.
Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pengunjung, panitia telah berkoordinasi dengan berbagai OPD terkait seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, serta aparat kepolisian setempat. Penambahan fasilitas tempat duduk juga disiapkan guna menunjang kenyamanan selama acara berlangsung.
“Kami ingin Kya-Kya Chunjie Fest menjadi ruang perayaan budaya yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan bagi seluruh masyarakat,” pungkas Herry.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News