
SURABAYA, 11 FEBRUARI 2026 – VNNMedia – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur masa bakti 2025–2029 resmi dilantik di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (10/2/2026).
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong penerapan sports science dan penguatan sinergi lintas sektor untuk mempertahankan Jawa Timur sebagai lumbung prestasi atlet nasional, khususnya menuju PON XXII 2028 di NTB–NTT.
Pelantikan dilakukan Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman terhadap 69 pengurus, dengan Muhammad Nabil sebagai Ketua KONI Jatim, Akmal Budianto sebagai Sekretaris Umum, dan Jasmono sebagai Bendahara Umum.
Gubernur Khofifah menegaskan kepengurusan baru memiliki peran strategis dalam memperkuat ekosistem olahraga sekaligus menyiapkan atlet menghadapi agenda nasional dan internasional. Evaluasi terhadap cabang olahraga unggulan yang sempat kehilangan medali juga menjadi perhatian utama.
“Penguatan pembinaan harus berbasis data dan terukur. UNESA Sports Science menjadi kekuatan penting agar latihan lebih efektif, minim risiko cedera, dan pembibitan atlet berjalan berkelanjutan,” ujar Khofifah.
Selain aspek teknis, Khofifah menekankan pentingnya membangun budaya olahraga sejak dini melalui lingkungan sosial yang kondusif. Ia juga menegaskan Forkopimda Jawa Timur solid mendukung prestasi olahraga daerah.
“Sukses tidak bisa diraih sendiri. Kita perlu sinergi dan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pelatih, pengurus cabor, hingga pemerintah,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman menyebut atlet Jawa Timur selama ini menjadi tulang punggung tim nasional Indonesia, termasuk pada SEA Games Thailand, di mana Indonesia finis peringkat kedua dengan kontribusi signifikan atlet Jatim.
Ketua KONI Jatim Muhammad Nabil menegaskan pentingnya sinergi antara KONI pusat, daerah, dan pemerintah dalam mendukung prestasi atlet. Menurutnya, kehadiran negara secara penuh terbukti mampu mendongkrak prestasi Indonesia di ajang internasional.
“KONI Jawa Timur siap bersinergi penuh dengan Pemprov Jatim. Ini tanggung jawab moral kami untuk membawa nama baik Jawa Timur dan Indonesia melalui prestasi olahraga,” pungkas Nabil.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News