Ribuan Warga Israel Turun ke Jalan, Tuntut Akhiri Perang Gaza dan Pembebasan Sandera

X @AJEnglish

Tel Aviv, Minggu 17 Agustus 2025-VNNMedia- Para demonstran turun ke jalan di seluruh Israel pada Minggu (17/8) menyerukan agar perang di Gaza diakhiri dan kesepakatan untuk membebaskan sandera yang ditahan oleh militan segera dicapai. Protes ini terjadi saat militer Israel sedang mempersiapkan serangan baru di wilayah Palestina

Aksi ini berlangsung lebih dari seminggu setelah Kabinet Keamanan Israel menyetujui rencana untuk merebut Kota Gaza. Perang yang telah berlangsung selama 22 bulan ini telah menyebabkan kondisi kemanusiaan yang sangat mengerikan di Gaza

Perang ini dipicu oleh serangan Hamas pada Oktober 2023 yang mengakibatkan 251 orang disandera. Saat ini, 49 sandera masih berada di Gaza, di mana 27 di antaranya dilaporkan telah tewas oleh militer Israel

Di Tel Aviv, sebuah bendera Israel raksasa yang dihiasi potret para sandera dikibarkan di Lapangan Sandera, yang menjadi titik fokus protes. Demonstran juga memblokir beberapa jalan utama, termasuk jalan raya yang menghubungkan Tel Aviv dan Yerusalem, membakar ban dan menyebabkan kemacetan parah

Penyelenggara protes, termasuk kelompok kampanye ‘Forum Sandera dan Keluarga Hilang’, menyerukan pemogokan umum. “Saya rasa sudah waktunya untuk mengakhiri perang. Sudah waktunya untuk membebaskan semua sandera,” kata Doron Wilfand, seorang pemandu wisata berusia 54 tahun yang ikut berunjuk rasa di Yerusalem

Dalam sebuah pernyataan, kelompok itu menegaskan bahwa mereka akan “mematikan negara hari ini (Minggu) dengan satu seruan yang jelas: Bawa kembali 50 sandera, akhiri perang.” Mereka juga berencana mendirikan tenda protes di dekat perbatasan Gaza. “Jika kita tidak membawa mereka kembali sekarang, kita akan kehilangan mereka selamanya,” lanjut pernyataan tersebut

sumber: Channel News Asia

Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News