
Seoul, Senin 21 Juli 2025-VNNMedia- Korea Selatan tengah menjajaki berbagai opsi untuk meningkatkan hubungan dengan Korea Utara, termasuk kemungkinan mengizinkan tur individu ke negara tetangganya itu. Juru bicara Kementerian Unifikasi Korea Selatan, Koo Byung-sam, pada Senin (21/7), menanggapi laporan media terkait hal ini
Koo menolak mengomentari “masalah tertentu” namun menyatakan pemahamannya bahwa tur individu tidak melanggar sanksi internasional yang diterapkan terhadap Korea Utara. Pariwisata sendiri merupakan salah satu sumber pendapatan yang tidak terpengaruh sanksi PBB terkait program nuklir dan persenjataan Pyongyang
Langkah ini sejalan dengan janji Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, untuk memperbaiki hubungan tegang dengan Pyongyang yang telah mencapai titik terendah dalam beberapa tahun terakhir
Sebelumnya, Presiden Lee telah mengambil inisiatif meredakan ketegangan dengan menghentikan siaran pengeras suara anti-Korea Utara di perbatasan dan menghentikan kampanye selebaran yang mengkritik pemimpin Korea Utara oleh para aktivis.
Presiden Lee juga berencana untuk membahas rencana lebih lanjut dengan pejabat keamanan tinggi guna melanjutkan dialog dengan Korea Utara, yang secara teknis masih dalam status perang dengan Korea Selatan
Korea Utara sendiri baru-baru ini membuka resor pantai di kota Wonsan, sebuah proyek unggulan yang didorong oleh pemimpin Kim Jong Un untuk mempromosikan pariwisata. Namun, menurut catatan tanggal 16 Juli dari DPR Korea Tour, situs web yang dioperasikan oleh Administrasi Pariwisata Nasional Korea Utara, kawasan wisata tersebut untuk sementara tidak menerima pengunjung asing
Menanggapi pertanyaan apakah warga Korea Selatan dapat bepergian ke Wonsan, Koo Byung-sam menegaskan bahwa Korea Utara perlu membuka wilayah tersebut bagi dunia luar terlebih dahulu
Sebagai catatan, Korea Selatan pernah mengoperasikan tur ke daerah Gunung Kumgang di Korea Utara, namun menghentikannya pada tahun 2008 setelah seorang turis Korea Selatan tewas ditembak oleh seorang tentara Korea Utara, seperti dilansir dari Channel News Asia
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News