
Washington DC, 09 Juli 2025-VNNMedia- Amerika Serikat (AS) bakal mengenakan tarif sebesar 50 persen untuk semua impor tembaga
Pada rapat kabinet Selasa (8/7) kemarin, Trump menegaskan tambahan tarif 50 persen untuk semua tembaga impor tanpa menyebutkan kapan penerapannya. “Saya yakin tarif untuk tembaga akan kami tetapkan sebesar 50 persen.”
Usai rapat, Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick menyatakan bahwa keputusan itu didasarkan hasil penyelidikan terkait tembaga oleh departemennya, dan kemungkinan akan diterapkan pada akhir Juli atau awal Agustus
Diketahui pada awal Februari lalu, Gedung Putih mengumumkan penyelidikan Section 232 terhadap impor tembaga. Section 232 merupakan proses yang dilakukan di AS berdasarkan Trade Expansion Act of 1962, yang bertujuan untuk menentukan apakah impor suatu barang atau produk tertentu ke Amerika Serikat mengancam atau merusak keamanan nasional
“Gagasannya adalah membawa produksi tembaga kembali ke Amerika. Tembaga sangat penting bagi sektor industri, dan kita ingin kemampuan produksi itu ada di dalam negeri,” ujar Lutnick
Sekitar 50 persen kebutuhan tembaga AS setiap tahunnya, dipenuhi dari impor dan saat ini negara tersebut hanya mempunyai tiga smelter tembaga aktif
Cile, Kanada dan Meksiko dipastikan akan menjadi negara paling terdampak oleh tarif tersebut karena ketiganya merupakan pemasok utama tembaga ke AS
sumber: Antara/Kontan
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News