
Jakarta, 15 Maret 2024 – VNNMedia – Dow ditutup lebih rendah pada hari Kamis, menghentikan kenaikan tiga hari berturut-turutnya yang disebabkan data inflasi lebih tinggi dari perkiraan dan adanya indikasi bahwa konsumen mengurangi konsumsinya sehingga hal ini mempengaruhi sentimen investor. S&P 500 turun 0,2%, NASDAQ Composite turun 0,3%, dan Dow Jones Industrial Average turun 0,4%, atau 137 poin.
Baca juga berita : Didominasi Aksi Pembelian, IHSG Masih Menguat Ke 7,433 Jumat (15/3), Ini Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas
Sedangkan Pasar Asia kemungkinan akan berada di bawah tekanan jual pada pembukaan hari Jumat, menyusul kenaikan tajam dalam imbal hasil obligasi AS dan dolar pada hari sebelumnya karena laporan inflasi AS yang lebih tinggi dari perkiraan .Penurunan Wall Street pada hari Kamis – S&P 500 dan Nasdaq keduanya turun 0,3%. Hal ini dapat menarik minat investor untuk bermain aman menjelang akhir pekan dan menjauh dari pasar saham Asia dari kenaikan mingguan ketujuh dalam delapan minggu terakhir.
Di sisi lain harga minyak menetap di level tertinggi dalam lima bulan pada hari Kamis, karena Badan Energi Internasional (IEA) meningkatkan perkiraan pertumbuhan permintaan minyak mentah, mengurangi kekhawatiran mengenai potensi surplus pasokan. Minyak mentah berjangka AS ditutup 1,9% lebih tinggi pada $81,26 per barel, tertinggi sejak 6 November, dan kontrak Brent naik 1,7% menjadi $85,42 per barel.
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News
One thought on “Pasar US Ditutup Lebih Rendah, Pasar Asia Masih Melemah”