
MALANG, 19 April 2026 – VNNMedia – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menghadiri halalbihalal sekaligus pengukuhan jajaran pengurus Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Malang masa khidmat 2026-2031 di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh, Jalan Joyo Agung, Kelurahan Tlogomas, Sabtu (18/4/2026).
Dalam sambutannya, Wahyu menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dedikasi dan sinergi yang telah terjalin kuat antara para ulama dan jajaran Pemerintah Kota Malang. Ia menekankan bahwa MUI merupakan mitra strategis pemerintah dalam membimbing umat serta menjaga kondusivitas kota.
“Selamat mengemban amanah kepada pengurus yang baru dikukuhkan. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kota Malang,” pesannya.
Orang nomor satu di jajaran Pemkot Malang tersebut menegaskan bahwa kemajuan Kota Malang tidak hanya diukur dari kemegahan infrastruktur fisik, tetapi juga dari kualitas akhlak dan mental spiritual warganya. Oleh karena itu, kolaborasi antara ulama dan umara (pemerintah) menjadi kunci utama dalam mewujudkan visi pembangunan yang inklusif.
“Pemerintah Kota Malang berkomitmen menempatkan MUI sebagai mitra strategis dalam perumusan kebijakan sosial keagamaan. Kita ingin mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kemaslahatan umat menuju Malang Mbois dan Berkelas,” tambahnya.
Salah satu poin penting dalam pertemuan tersebut adalah respons positif Wali Kota Malang terhadap usulan pembangunan Graha Mualaf. Wahyu menyatakan pihaknya akan segera mengkaji usulan tersebut agar para mualaf di Kota Malang memiliki wadah pembinaan yang representatif dan terarah.
Di kesempatan yang sama, Ketua Umum MUI Kota Malang, Dr. KH. Isroqunnajah, M.Ag, menyatakan kesiapan MUI untuk terus menjadi Shodiqul Ummah (sahabat umat) dan Shodiqul Hukumah (sahabat pemerintah). Ia menyebutkan bahwa kepengurusan periode ini diperkuat oleh Dewan Pakar dari berbagai perguruan tinggi besar di Malang untuk meningkatkan intelektualitas religius.
“Kami memiliki komitmen untuk mengedepankan riset kemaslahatan ekonomi syariah dan literatur agama yang moderat. MUI adalah rumah besar bagi seluruh ormas Islam untuk bersinergi menjaga ademnya Kota Malang,” pungkas tokoh yang akrab disapa Gus Is tersebut.
Telusuri berita lain di Google News VNNMedia