
Ramalah, Jumat 24 April 2026-VNNMedia- Sebuah LSM independen berbasis di Ramallah, Tepi Barat, Palestina, Palestinian Prisoner’s Society (PPS) mengumumkan penangkapan besar-besaran terhadap perempuan Palestina oleh Israel sepanjang bulan April
Melansir Antara, menurut PPS, seperti dilaporkan kantor berita Palestina WAFA, tercatat pada periode tersebut sebanyak 90 perempuan Palestina telah ditangkap Israel, jumlah tertinggi sejak gelombang penangkapan massal di awal perang
Organisasi itu juga mengungkap jika penjara Israel, Damon, yang terletak di Haifa, Israel Utara, telah menampung sebagian besar tahanan perempuan Palestina, termasuk dua anak di bawah umur, satu perempuan hamil, 25 tahanan admisnitratif, tiga jurnalis, dua pasien kanker, dan dua perempuan yang ditahan sebelum perang
Fakta miris dibeberkan PPS, jika selama menjadi tawanan Israel, para perempuan Palestina harus menghadapi berbagai situasi mengerikan mulai kelaparan, perampasan, pengabaian medis, pelecehan, kurungan isolasi hingga penggeledahan tubuh tanpa busana
“Sebagian besar penangkapan dilakukan dengan dalih ‘penghasutan’ dan jumlah perempuan yang ditangkap sejak awal perang telah melampaui 700 orang,” ujar PPS
Dikatakan oleh PPS bahwa lonjakan angka ini menandai salah satu fase paling kelam bagi perempuan Palestina di tengah rangkaian pelanggaran yang mencakup kekerasan fisik, serangan seksual, serta penangkapan sebagai alat intimidasi terhadap keluarga mereka
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News