
Jakarta, Kamis 23 April 2026-VNNMedia- Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengatakan bahwa pengawasan program MBG (makan bergizi gratis) untuk siswa melibatkan pihak sekolah
Seperti dilansir dari Bloomberg Technoz, Menteri yang akrab dipanggil Zulhas itu menghimbau setiap sekolah dapat secara aktif menyampaikan keluhan kepada SPPG (Satuan Pelayanan Pemakanan Bergizi) terkait atau melalui fasilitas layanan pengaduan pemerintah, jika menemukan layanan MBG yang tidak layak atau tidak sesuai standar,
“Kami juga mengimbau kalau sekolah-sekolah di mana pun berada, kalau ada yang tidak sesuai bisa menyampaikan keberatan kepada SPPG. Menyampaikan keberatan sekali, dua kali, tiga kali. Pasti di sini ada namanya call center, di kantor saya ada namanya command center. jadi kita cepat untuk menindaklanjuti,” kata Zulhas di Jakarta
Menurut Zulhas, program MBG tidak hanya sekedar pemberian makan namun merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas penduduk Indonesia. Dengan target penerima manfaat sekitar 82 juta anak, ia mengatakan kesuksesan program tersebut tidak bisa dicapai dalam waktu singkat
“Tentu sangat tidak mudah, 82 juta itu kalau negara lain enggak tahu berapa puluh tahun, kita kan baru satu tahun. itu ada kekurangan di sana-sini yang terus menerus kita sempurnakan,” jelasnya. “Kita tidak ingin, bukan soal langkah, satu pun enggak boleh ada masalah karena itu menyangkut anak-anak kita. Tapi terus kita berusaha.”
Sementara itu Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengatakan untuk tahun 2026, anggaran MBG dialokasikan pemerintah sebesar Rp335 triliun. Nominal tersebut terdiri dari anggaran yang sudah dialokasikan sebesar Rp268 triliun dan dana cadangan Rp67 triliun yang langsung disalurkan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) kepada dapur MBG (SPPG)
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News