
Kota Malang, 14 April 2026, VNNMedia – Upaya menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus diperkuat jajaran Polresta Malang Kota melalui pendekatan humanis dan dialog langsung dengan warga.
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana didampingi para PJU sambang ke Balai RW 11, Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kedungkandang.
Suasana malam hari terasa hangat dan komunikatif menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, sekaligus harapan terkait situasi kamtibmas di wilayah mereka.
“Sambang kamtibmas ini kami lakukan secara rutin, Kami ingin berdialog, mendengarkan langsung aspirasi warga, serta mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan di lingkungan,” ujarnya, Minggu Malam (12/04/2026).
Sebagai bentuk dukungan keamanan lingkungan, Polresta Malang Kota juga menyerahkan bantuan mulai jam dinding hingga perangkat CCTV ke beberapa kelurahan.
Kapolresta menjelaskan bahwa dialog dengan masyarakat memiliki peran strategis dalam membangun kolaborasi dan sinergi antara kepolisian dan warga.
Menurutnya, komunikasi dua arah menjadi kunci untuk mengidentifikasi potensi gangguan kamtibmas secara dini, menyerap aspirasi dan memastikan langkah kepolisian benar-benar selaras dengan kebutuhan masyarakat.
Selain itu Kombes Putu Kholis juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap dinamika isu global yang berpotensi berdampak pada stabilitas kamtibmas.
“Saat ini, perkembangan informasi sangat cepat. Masyarakat perlu lebih bijak menyikapi isu global, hoaks, maupun provokasi yang dapat memecah belah. Peran aktif warga sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan,” imbaunya.
Dalam sesi dialog, warga RW 11 menyampaikan sejumlah permasalahan, di antaranya Kemacetan di Jalan Muharto saat pagi dan sore, Pembuangan sampah di tepi jalan, hingga masalah pedagang enggan masuk pasar Kebalen Wetan.
Menanggapi hal tersebut, Kombes Pol Putu Kholis Aryana menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat, masukan dan saran dari warga. Ini menjadi bahan evaluasi kepolisian untuk meningkatkan pelayanan dan penanganan di lapangan.
“Untuk persoalan seperti kemacetan dan penataan pasar, kami akan optimalkan pengaturan lalu lintas melalui Satlantas. Namun jika menyangkut tata kelola pasar dan sampah, kami siap berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait agar solusi yang dihasilkan komprehensif,” jelasnya.
Sambang kamtibmas dengan dialog terbuka, penyerapan aspirasi, serta langkah preventif seperti pemasangan CCTV, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.
Sinergi antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat menjadi fondasi utama dalam mewujudkan kamtibmas yang berkelanjutan di Kota Malang.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News