
Los Angeles, Kamis 16 April 2026-VNNMedia- Wajah mendiang aktor Val Kilmer yang direkonstruksi secara digital ditampilkan dalam cuplikan pertama untuk film “As Deep as the Grave”, sebuah drama sejarah yang diputar perdana pada hari Rabu (15/4) di CinemaCon, Las Vegas
Disutradarai oleh Coerte Voorhees, film independen ini dibintangi oleh Abigail Lawrie, Tom Felton, dan Abigail Breslin. Film ini mengikuti kisah nyata arkeolog Ann dan Earl Morris saat mereka menggali sisa-sisa peninggalan Suku Pueblo Kuno pada tahun 1920-an, di mana Kilmer berperan sebagai Pastor Fintan, seorang pastor Katolik sekaligus spiritualis penduduk asli Amerika
Dalam cuplikan tersebut, karakter Kilmer mengucapkan kalimat yang cukup kuat, “Jangan takut pada orang mati, dan jangan takut padaku.” Kilmer sendiri telah meninggal dunia pada tahun 2025 di usia 65 tahun . Ia sebenarnya telah terpilih untuk peran tersebut beberapa tahun sebelumnya, namun tidak dapat melakukan proses syuting akibat kondisi kesehatannya yang terus menurun
Dengan persetujuan penuh dari pihak keluarga, termasuk putrinya Mercedes, tim pembuat film menggunakan AI generatif untuk menyelesaikan penampilannya dengan memanfaatkan materi arsip. Hasil rekaman menunjukkan Kilmer pada berbagai tahap kehidupan, mulai dari pendeta muda hingga sosok yang menyerupai hantu
Penggunaan kecerdasan buatan untuk menghadirkan kembali aktor yang telah tiada memang memicu perdebatan di Hollywood. Berbicara di CinemaCon, Coerte Voorhees menyatakan bahwa timnya bekerja sama sangat erat dengan keluarga Kilmer dan mengikuti seluruh pedoman industri
Produser John Voorhees menambahkan bahwa meskipun proses ini berada di wilayah yang berisiko, produksi tetap mematuhi standar serikat pemeran SAG-AFTRA yang berfokus pada prinsip persetujuan, kompensasi, dan kolaborasi. Pihak keluarga Kilmer dilaporkan telah menyetujui proyek ini, menerima kompensasi, serta menyumbangkan berbagai material pendukung untuk pembuatan ulang tersebut
Para pembuat film juga menyoroti fakta bahwa Kilmer sendiri telah menggunakan teknologi AI selama hidupnya. Setelah kehilangan suara aslinya akibat kanker tenggorokan, ia sempat bekerja dengan perangkat lunak untuk menciptakan kembali suaranya, yang kemudian digunakan dalam film “Top Gun: Maverick”
Produksi film “As Deep as the Grave” sebenarnya telah dimulai sejak tahun 2020 di New Mexico namun sempat tertunda lama akibat pandemi. Alih-alih melakukan casting ulang setelah Kilmer mundur, tim produksi memilih untuk mempertahankan kehadirannya melalui teknologi
Menurut keterangan pembuat film, karakter Kilmer muncul di layar selama lebih dari satu jam dalam film tersebut. Coerte Voorhees menegaskan bahwa mereka tidak akan menjalankan proyek ini kecuali semua pihak merasa hasilnya akan berjalan dengan baik. Hingga saat ini, tanggal resmi perilisan film tersebut masih belum diumumkan ke publik, seperti dilansir dari abc news
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News