
Beijing, Minggu 19 April 2026-VNNMedia- Produsen mobil asal China, Seres, baru saja mengamankan paten untuk fitur yang sangat tidak biasa, yakni toilet di dalam kendaraan yang dapat digeser keluar dari bawah jok penumpang
Fitur ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pengguna saat menempuh perjalanan jauh, berkemah, atau dalam situasi darurat di mana akses ke toilet umum sulit ditemukan.
Berdasarkan dokumen paten yang diajukan ke badan kekayaan intelektual China pada 10 April, sistem toilet ini dapat diaktifkan secara manual dengan cara didorong atau melalui perintah suara
Saat tidak digunakan, toilet akan tersembunyi sepenuhnya di bawah kursi sehingga tidak memakan ruang tambahan di dalam kabin mobil yang umumnya terbatas
Untuk menjaga kenyamanan penumpang, para insinyur Seres melengkapi perangkat ini dengan kipas penyedot dan pipa pembuangan guna mengalirkan bau langsung ke luar kendaraan. Limbah cair maupun padat akan dikumpulkan dalam sebuah tangki penampung
Menariknya, toilet ini juga dilengkapi dengan elemen pemanas berputar yang berfungsi menguapkan urine dan mengeringkan limbah lainnya untuk meminimalkan volume kotoran, meski tangki tersebut tetap harus dikosongkan secara manual oleh pemiliknya
Langkah Seres ini dipandang sebagai upaya untuk tampil menonjol di tengah pasar kendaraan listrik (EV) China yang sangat jenuh dan kompetitif. Sebelumnya, berbagai merek mobil listrik China telah menyematkan fitur unik lainnya seperti kulkas, sistem karaoke, hingga kursi pijat terintegrasi untuk menarik minat pembeli
Meskipun konsep toilet di mobil pribadi sangat jarang, ide ini pernah diterapkan secara khusus pada model Rolls-Royce Silver Wraith tahun 1950-an. Seres, yang juga memproduksi merek Aito, sejauh ini belum mengumumkan model kendaraan spesifik yang akan menggunakan fitur ini
Perusahaan yang berbasis di Chongqing tersebut kini menjadi salah satu dari sedikit produsen EV asal China yang berhasil meraih keuntungan di tengah ancaman kebangkrutan yang membayangi banyak kompetitor di industri otomotif China yang tengah mengalami perang harga, seperti dilansir dari bbc
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News