Founder Netflix Mundur Demi Filantropi, Saham Terjun Bebas

Founder Netflix Reed Hastings

Los Gatos, Jumat 17 April 2026-VNNMedia- Founder Netflix, Reed Hastings, mengumumkan pengunduran dirinya dari jajaran Dewan Direksi Netflix Inc. setelah masa jabatannya berakhir pada rapat tahunan bulan Juni mendatang

Dilansir dari Bloomberg Technoz, pengumuman itu disampaikan Netflix bersamaan dengan diumumkannya laporan keuangan perusahaan untuk kuartal pertama tahun 2026. Netflix mengatakan Hastings akan memfokuskan diri pada kegiatan pribadi dan filantropi

Netflix mencatatkan kenaikan pendapatan menjadi US$12,3 miliar- melampaui ekspektasi analis, dipicu oleh pertumbuhan pelanggan yang signifikan

Sementara untuk proyeksi kuartal kedua, Netflix memperkirakan pendapatan sebesar US$12,57 miliar, di bawah estimasi data Bloomberg sbesar US$12,64 miliar. Perusahaan juga memperkirakan laba per saham adalah 78 sen, lebih rendah dari proyeksi Wall Street sebesar 84 sen

Sentimen pasar seketika memburuk, memicu koreksi saham Netflix sebesar 9%. Hal ini merupakan respon investor terhadap mundurnya Reed Hastings-pionir bisnis abad 21-serta rilis proyeksi kinerja kuartal kedua yang berada di bawah ekspektasi

Sepak Terjang Reed Hastings Besarkan Netflix

Reed Hastings mengawali perjalanan Netflix pada tahun 1997 setelah merasa frustrasi dengan sistem denda keterlambatan di toko penyewaan film konvensional. Bersama rekannya Marc Randolph, ia memperkenalkan model bisnis inovatif berupa penyewaan DVD melalui pos dengan sistem langganan bulanan tanpa denda

Momen ikonik dalam sejarah kepemimpinannya terjadi pada tahun 2000 saat ia menawarkan Netflix untuk dibeli oleh Blockbuster seharga US$50 juta, namun tawaran tersebut ditolak mentah-mentah oleh raksasa rental film itu

Alih-alih menyerah, Hastings terus melakukan disrupsi terhadap dirinya sendiri. Pada tahun 2007, saat bisnis DVD masih sangat menguntungkan, ia mengambil risiko besar dengan mengalihkan fokus perusahaan ke layanan streaming

Langkah visioner ini mengubah peta industri hiburan global secara permanen. Ia kemudian membawa Netflix melampaui sekadar platform distribusi dengan mulai memproduksi konten orisinal pada tahun 2013 melalui serial “House of Cards”, yang membuktikan bahwa perusahaan teknologi bisa bersaing dengan studio Hollywood dalam meraih penghargaan bergengsi

Di balik kesuksesan produknya, Hastings juga dikenal karena menciptakan budaya kerja unik yang mengutamakan kebebasan dan tanggung jawab tinggi. Ia menerapkan prinsip untuk hanya mempertahankan talenta terbaik dan memberikan otonomi penuh kepada karyawan tanpa birokrasi yang mengekang

Kepemimpinannya selama lebih dari dua dekade berhasil mengubah Netflix dari perusahaan rintisan kecil menjadi raksasa media global yang beroperasi di hampir seluruh negara di dunia

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News