AirAsia X Tetap Bidik Pembukaan Hub Bahrain di Tengah Ketidakpastian Konflik Timur Tengah

Kuala Lumpur, Senin 06 April 2026-VNNMedia- Maskapai bertarif rendah AirAsia X menyatakan komitmennya untuk tetap membuka hub baru di Bahrain pada Juni 2026, meskipun realisasinya sangat bergantung pada perkembangan situasi keamanan di Timur Tengah

Rencana yang diumumkan sejak Februari lalu ini memproyeksikan Bahrain sebagai titik transit utama untuk rute Kuala Lumpur menuju London yang dijadwalkan mulai beroperasi pada 26 Juni

CEO AirAsia X, Bo Lingam, menjelaskan bahwa operasional ke Bahrain dipastikan berjalan jika ketegangan militer di kawasan tersebut mereda sebelum bulan Juni

Namun, pihak manajemen belum bisa memberikan kepastian langkah jika konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran terus berlanjut hingga mengganggu wilayah udara regional. Lingam juga membuka kemungkinan pencarian rute alternatif ke Eropa, termasuk melalui jalur penerbangan yang sudah ada di Turki.

Selain tantangan rute, maskapai kini menghadapi tekanan finansial akibat melonjaknya harga bahan bakar jet yang mencapai US$300 per barel di beberapa pasar, ditambah adanya pembatasan pengisian bahan bakar di sejumlah negara Asia seperti Thailand dan Vietnam

Menanggapi kondisi ini, CEO Capital A, Tony Fernandes, mengonfirmasi bahwa maskapai terpaksa menaikkan biaya tambahan bahan bakar sebesar 20% serta menaikkan harga tiket antara 31 hingga 40% guna menutupi biaya operasional yang membengkak

sumber: Reuters via Channel News Asia

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News