
Washington DC, Selasa 31 Maret 2026-VNNMedia- Gedung Putih mengungkap jika Presiden AS Donald Trump mempertimbangkan minta bantuan dana perang melawan Iran kepada negara-negara Arab
“Saya rasa ini adalah sesuatu yang akan sangat menarik bagi Presiden,” Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt pada hari Senin (30/3) ketika ditanya media kemungkinan negara-negara Arab akan membantu pendanaan perang melawan Iran, sebagai imbalan atas bantuan AS di perang Teluk tahun 1990
“Saya tidak akan mendului dia (Trump) dalam hal itu. Tetapi tentu itu adalah ide yang sepengatahuan saya dia miliki dan sesuatu yang saya pikir anda akan lebih sering mendengar darinya,” kata Kravitt, seperti dikutip Al Jazeera
Diketahui dalam perang Teluk, AS memberikan bantuan militer berupa sistem pertahanan rudal dan pengerahan pasukan untuk melindungi Arab Saudi serta membebaskan Kuwait dari invasi Irak pada 1990. Selain itu, negara tersebut juga menghapuskan utang militer Mesir senilai US$7 miliar sebagai kompensasi atas dukungan mereka dalam koalisi
Washington juga memberikan dukungan intelijen dan koordinasi logistik kepada pasukan Suriah serta negara Arab lainnya guna menjaga stabilitas kawasan dari berbagai ancaman luar termasuk pengaruh China
Sementara itu, Pentagon mengungkap jika enam hari pertama invasi AS ke Iran, telah menghabiskan anggaran sebesar US$11.3 miliar
Namun nilai fantastis itu dipastikan akan terus memembengkak, mengingat biaya kerusakan akibat pertempuran dan penggantian kerugian yang nilainya ditaksir mencapai US$1,4 miliar hingga US$2,9 miliar untuk tiga pekan pertama perang belum dimasukkan, seperti dikatakan oleh Elaine McCusker, seorang mantan pejabat anggaran Pentagon
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News