Bandara Juanda optimalkan layanan operasional dan penguatan posko angkutan Lebaran

SIDOARJO, 23 Maret 2026 – VNNMedia – Bandara Juanda Surabaya memastikan kesiapan penuh dalam menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 melalui optimalisasi layanan operasional dan penguatan posko angkutan Lebaran. Kesiapan tersebut tercermin dari meningkatnya pergerakan pesawat dan penumpang selama periode pemantauan.

Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran 2026, pada 22 Maret 2026 tercatat sebanyak 262 pergerakan pesawat dengan total 38.886 penumpang yang dilayani di Bandara Juanda. Angka ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang mulai memasuki fase arus mudik.

General Manager Bandara Juanda Muhammad Tohir menyatakan bahwa pihaknya telah mengantisipasi lonjakan tersebut dengan memastikan seluruh fasilitas dan personel dalam kondisi optimal. “Kami telah melakukan berbagai kesiapan, baik dari sisi operasional, pelayanan penumpang, hingga koordinasi lintas instansi guna memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran tahun ini,” ujarnya.

Secara kumulatif, pergerakan pesawat selama periode 13 hingga 22 Maret 2026 mencapai 2.904 pergerakan, meningkat 5,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebanyak 2.754 pergerakan.

Sementara itu, jumlah penumpang juga mengalami peningkatan. Pada periode yang sama tahun 2026 tercatat sebanyak 416.942 penumpang, naik 3,2 persen dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 403.892 penumpang.

Untuk rute tersibuk pada 22 Maret 2026, Bandara Soekarno Hatta menjadi tujuan utama dengan jumlah 7.729 penumpang, disusul Bandara I Gusti Ngurah Rai sebanyak 5.865 penumpang, dan Bandara Sultan Hasanuddin dengan 2.537 penumpang.

Adapun secara kumulatif selama 13 hingga 22 Maret 2026, rute menuju Bandara Soekarno Hatta tetap menjadi yang terbanyak dengan total 79.727 penumpang. Posisi berikutnya ditempati Bandara I Gusti Ngurah Rai dengan 43.463 penumpang, serta Bandara Sultan Hasanuddin sebanyak 42.051 penumpang.

Peningkatan trafik ini menunjukkan tingginya permintaan perjalanan udara menjelang Hari Raya, terutama pada rute-rute utama yang menghubungkan kota-kota besar di Indonesia.

Manajemen Bandara Juanda juga terus memperkuat koordinasi dengan maskapai, otoritas penerbangan, serta instansi terkait guna menjaga kelancaran operasional dan kenyamanan penumpang selama periode angkutan Lebaran.

Muhammad Tohir menegaskan pihaknya akan terus memantau perkembangan arus penumpang hingga puncak arus balik. “Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pengguna jasa, serta memastikan operasional bandara berjalan aman, lancar, dan terkendali selama periode angkutan Lebaran,” katanya.

Telusuri berita lain di Google News VNNMedia