PLN Pacu Infrastruktur Listrik Bali, RUPTL 2025–2034 Jadi Acuan

DENPASAR, 23 Juli 2025 – VNNMedia – PLN Group siap mempercepat realisasi berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN) bidang ketenagalistrikan di Bali setelah mendapat dukungan langsung dari Pemerintah Provinsi Bali. Dukungan ini diperoleh dalam pertemuan audiensi antara jajaran PLN dan Gubernur Bali, I Wayan Koster di Denpasar.

Audiensi ini merupakan tindak lanjut dari disahkannya Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034 oleh Kementerian ESDM. Dalam dokumen tersebut, PLN telah menetapkan sejumlah agenda strategis untuk memperkuat pasokan listrik, khususnya di Pulau Dewata yang tengah mengalami pertumbuhan ekonomi pesat.

Untuk memenuhi kebutuhan listrik yang kian meningkat di Bali, PLN menyiapkan serangkaian proyek penting, mulai dari peningkatan kapasitas pembangkit listrik, pembangunan gardu induk, hingga pengembangan jaringan transmisi melalui SUTT 150 kV dan SUTET 500 kV.

“Pasokan listrik yang andal sangat penting bagi Bali sebagai destinasi pariwisata internasional dan pusat pertumbuhan ekonomi. Dukungan dari Pemprov Bali tentu menjadi dorongan besar agar proyek-proyek ini segera terealisasi,” ujar General Manager PLN UIT JBM Handy Wihartady.

Handy menambahkan, saat ini sekitar 70% pasokan listrik Bali berasal dari pembangkit lokal. Sementara sisanya disuplai dari Jawa melalui Saluran Kabel Laut Tegangan Tinggi (SKLT) dari Ketapang, Banyuwangi ke Gilimanuk, Bali.

Gubernur Bali menyatakan komitmen penuh Pemprov Bali dalam mendukung penguatan infrastruktur kelistrikan di wilayahnya. Menurutnya, keberlanjutan pasokan listrik sangat krusial bagi masyarakat dan dunia usaha di Bali.

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News