Manufacturing Surabaya 2025 Perkuat Industri Manufaktur Indonesia Timur

SURABAYA, 16 Juli 2025 — VNNMedia – Semangat membangun pusat manufaktur yang tangguh di kawasan timur Indonesia kembali digaungkan melalui ajang Manufacturing Surabaya 2025, yang resmi dibuka hari ini di Grand City Convention & Exhibition Center.

Memasuki penyelenggaraan tahun ke-19, pameran internasional ini menghadirkan ratusan pelaku industri mesin, otomasi, teknologi logistik, dan peralatan manufaktur dari 15 negara. Pameran ini sekaligus membuka peluang investasi dan kolaborasi lintas sektor yang lebih luas.

Mengusung tema “Building Stronger Manufacturing in Eastern Indonesia”, ajang ini menjadi momentum penting bagi industri nasional untuk mendorong transformasi dan inovasi dari kawasan timur.

Portfolio Director PT Pamerindo Indonesia Meysia Stephani menyebut transformasi industri sebagai keniscayaan di tengah tekanan global. “Surabaya dan kawasan timur Indonesia memiliki potensi besar, dan membutuhkan dukungan kolaboratif antara swasta, pemerintah, dan akademisi agar bisa tumbuh berkelanjutan,” ujarnya.

Pameran ini mencatat 167 peserta, menghadirkan teknologi manufaktur mutakhir serta membuka koneksi baru dalam rantai pasok industri. Acara ini juga menjadi panggung strategis untuk mempercepat modernisasi sektor industri, khususnya di luar Jawa bagian barat.

Data BPS Jawa Timur menunjukkan sektor manufaktur masih menjadi penyumbang terbesar PDRB regional—mencapai 31,42% pada kuartal pertama 2025. Namun tantangan tetap ada, salah satunya kontraksi investasi sebesar 20,3% di akhir 2024 yang menuntut perhatian serius pada ekosistem usaha.

Merespons kondisi tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Provinsi Jawa Timur Joko Irianto menekankan pentingnya inovasi kebijakan industri hijau dan keterlibatan UMKM. “Kami ingin pertumbuhan industri lebih inklusif, berorientasi lingkungan, dan membuka peluang luas bagi usaha lokal,” jelasnya.

Guna memperkuat arah tersebut, Manufacturing Surabaya 2025 menggandeng Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jatim untuk menggelar Forum Industri Hijau dan menyediakan layanan konsultasi sertifikasi hijau bagi pelaku usaha.

Pameran ini juga dirancang sebagai pusat edukasi industri. Sejumlah program unggulan seperti Kaizen Clinic, SHE Mastery Session, dan kompetisi Forklift Hero digelar untuk mendongkrak kualitas SDM industri dan budaya kerja yang aman serta efisien.

Selain demonstrasi langsung mesin-mesin produksi, Manufacturing Surabaya juga menghadirkan seminar dan sesi konsultasi yang dapat diakses UMKM untuk memperluas jejaring dan kapabilitas dalam rantai pasok industri nasional.

Diselenggarakan bersamaan dengan Machine Tool Surabaya, Tools & Hardware Surabaya, dan Industrial Automation & Logistics Surabaya, ajang ini memperkuat posisi Surabaya sebagai hub industri strategis Indonesia Timur.

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News