
Los Angeles, Jumat 26 September 2025-VNNMedia- Sepertiny Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan tetap menjadi objek kritikan dari musisi Bruce Springsteen
Dalam wawancara terbarunya dengan majalah Time yang terbit pada Kamis (25/9) kemarin, Springsteen menjelaskan bahwa dirinya akan tetap dan terus mengkritik Trump. “Saya akan tetap pada jati diri saya yang selama ini saya coba..Saya tidak bisa memberi kelonggaran,” ujarnya
Pernyataan penyanyi berjuluk The Boss itu merujuk pada kecamannya untuk pemerintahanTrump saat bersama bandnya membuka tur pertama “Land of Hopes and Dreams” leg Eropa, di Manchester, Inggris, pada bulan Mei
“Di rumah saya, Amerika yang saya cintai, Amerika yang saya tulis, dan telah menjadi menjadi mercusuar harapan dan kebebasan selama 250 tahun, saat ini berada di tangan pemerintahan yang korup, tidak kompeten dan pengkhianat,” ujar Springsteen saat itu
baca juga: Bruce Springsteen Buka Tur Eropa dengan Kecaman kepada Trump
Beberapa hari setelah kecaman Springsteen, dalam sebuah rangkaian unggahan terpisah di Truth Social, Trump menuduh Springsteen dan beberapa pesohor lainnya telah terlibat dalam penipuan pemilu ilegal yang dijalankan oleh Kamala Harris, lawan Trump pada pemilu tahun lalu
“Berapa banyak yang Kamala Harris bayar kepada Bruce Springsteen atas kinerja buruknya selama kampanye untuk presiden. Mengapa dia menerima uang itu jika dia sangat menggemarkannya?” tulisnya
baca juga: Trump Tuduh Springsteen, Beyonce dan Lainnya Terlibat ‘Penipuan Pemilu Ilegal’
Time dalam artikelnya menyebut jika Springsteen tidak peduli dengan apa yang dipikirkan Trump kepadanya. Penyanyi berusia 76 tahun itu mengatakan, “Ia (Donald Trump) adalah perwujudan nyata dari tujuan Amandemen ke-25 dan pemakzulan. Jika Konggres punya nyali, ia akan dibuang ke tumpukan sampah sejarah.”
Springsteen juga menyayangkan masih banyak warga AS yang mendukung gaya pemerintahan Trump. “Namun, (presiden) tidak peduli dengan siapapun yang terlupakan kecuali dirinya sendiri dan para miliarder yang mendukungnya pada Hari Pelantikan…anda harus menghadapi kenyataan bahwa banyak orang Amerika merasa nyaman dengan politik kekuasaan dan dominasinya,” pungkasnya
Springsteen sendiri saat ini disibukkan dengan persiapan perilisan “Nebraska ’82: Expanded Edition” pada 12 Oktober mendatang, yang akan menampilkan materi yang belum pernah dirilis sebelumnya dan film pertunjukan album lengkap
Ia juga akan merilis koleksi “Tracks II: The Lost Albums” yang berisi tujuh album penuh yang tidak pernah dirilis
Kesibukan akan proyek musik barunya itu, ia lakukan setelah menyelesaikan rangkaian turnya “The Land of Hope & Dreams Tour” bersama The E Street Band pada musim panas (sekitar Mei hingga Juli) tahun 2025, yang merupakan bagian dari tur yang lebih besar yang berlangsung dari 2023 hingga 2025
sumber: Billboard
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News