
Tokyo, Kamis 23 April 2026-VNNMedia- Kepolisian Jepang mengeluarkan peringatan keras terkait munculnya modus penipuan baru berupa pengiriman surat perintah penangkapan palsu melalui pos biasa
Melansir dari NHK News, hingga Senin (20/4), setidaknya 45 kasus serupa telah terkonfirmasi di tiga prefektur wilayah Jepang tengah, yakni 34 kasus di Aichi, 10 di Gifu, dan satu kasus di Mie. Para pelaku diketahui menggunakan amplop letter pack standar untuk mengirimkan dokumen palsu tersebut langsung ke alamat rumah korban
Berdasarkan hasil investigasi, polisi menemukan beberapa kejanggalan pada dokumen tersebut, seperti penggunaan karakter kanji yang tidak lazim di Jepang serta penulisan kode pos yang salah pada amplop. Polisi meyakini bahwa metode analog ini sengaja digunakan untuk menargetkan warga lanjut usia yang kurang akrab dengan penggunaan ponsel pintar atau teknologi digital
Salah satu kasus tragis menimpa seorang wanita berusia 78 tahun di Kota Nagoya. Korban awalnya menerima telepon dari seseorang yang mengaku polisi dan mengabarkan adanya surat perintah penangkapan atas namanya
Tak lama kemudian, korban menerima paket pos berisi dokumen palsu tersebut. Pelaku berdalih ingin memeriksa simpanan bank korban untuk memastikan tidak ada keuntungan ilegal, lalu menginstruksikan korban meletakkan uang tunai sebesar 26 juta yen di bawah kotak surat rumahnya yang kemudian raib dicuri
Polisi pun menghimbau masyarakat untuk tidak segera percaya pada dokumen serupa dan selalu memverifikasi informasi langsung ke kantor kepolisian terdekat
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News