
Teheran, Sabtu 18 April 2026-VNNMedia- Iran mengumumkan dibukanya kembali Selat Hormuz menyusul kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon
“Sejalan dengan gencatan senjata di Lebanon, jalur bagi semua kapal komersial melalui Selat Hormuz dinyatakan sepenuhnya terbuka untuk sisa periode gencatan senjata, pada rute terkoordinasi sebagaimana telah diumumkan oleh Organisasi Pelabuhan dan Maritim Republik Islam Iran ” tulis Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi pada hari Jumat kemarin melalui platform X
Di hari yang sama, Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengatakan bahwa berdasarkan ‘tatanan baru’ untuk navigasi Selat Hormuz, kapal sipil hanya diperbolehkan berlayar di sepanjang rute yang telah ditentukan, dikutip dari Antara
Diketahui Israel dan Lebanon telah menyepakati gencatan senjata selama 10 hari, yang dimulai pada Kamis (16/4) pukul 21.00 GMT atau hari Jumat (17/4) pukul 02.00 WIB, setelah kedua negara bertemu di meja perundingan sejak hari Selasa di Washington, dengan AS sebagai mediator
baca juga: Trump: Israel dan Lebanon Sepakati Gencatan Senjata 10 Hari
Presiden AS Donald Trump mengucapkan terima kasih atas dibukanya kembali Selat Hormuz oleh Iran. Melalui unggahan di media sosial miliknya, Truth Social, Trump menuliskan,”IRAN BARU SAJA MENGUMUMKAN SELAT IRAN TELAH SEPENUHNYA TERBUKA DAN SIAP UNTUK DILEWATI SEPENUHNYA. TERIMA KASIH!”
Selat Hormuz Kembali Sibuk
Melansir Antara pada hari ini, berdasarkan data Marine Traffic, terpantau lebih dari 30 kapal komersial-23 kapal dari Teluk Persia dan 8 kapal dari Teluk Oman-telah melintasi Selat Hormuz, usai Iran mengumumkan dibukanya kembali jalur pelayaran krusial di dunia tersebut
Menurut data tersebut, 23 kapal yang sebagian besar kapal kargo kering, mendekati Selat Hormuz dari Teluk Persia dan dari sisi sebaliknya. Sedangkan dari Teluk Oman, delapan kapal sedang dalam perjalanan, dimana enam diantaranya adalah kapal tanker minyak
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News