
Tokyo, Kamis 16 April 2026-VNNMedia- Perdana Menteri Jepang Takaichi Sanae secara resmi mengumumkan pemberian paket bantuan senilai sekitar US$10 miliar untuk memperkuat pasokan energi di kawasan Asia
Melansir NHK News, langkah strategis ini juga bertujuan untuk memastikan stabilitas pasokan peralatan medis berbasis minyak bumi di dalam negeri Jepang. Pengumuman tersebut disampaikan pada hari Rabu (15/4), dalam pertemuan puncak daring Komunitas Emisi Nol Asia Plus atau AZEC Plus yang dihadiri oleh para pemimpin negara di kawasan Indo-Pasifik
Takaichi memperkenalkan inisiatif yang dinamakan Kemitraan untuk Ketahanan Energi dan Sumber Daya yang Luas atau POWERR Asia. Melalui kerangka kerja ini, Jepang berupaya mengamankan produk-produk medis esensial yang berbahan dasar minyak bumi, seperti sarung tangan medis dan komponen plastik yang digunakan dalam proses dialisis. Inisiatif ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran yang mengganggu jalur navigasi di Selat Hormuz
Sebagai langkah darurat, POWERR Asia akan memfasilitasi negara-negara di Asia dalam memperoleh minyak mentah dari Amerika Serikat dan sumber alternatif lainnya. Dukungan ini akan disalurkan melalui bantuan keuangan dari Bank Jepang untuk Kerja Sama Internasional (JBIC) serta berbagai saluran pendanaan lainnya guna menjamin kelancaran pasokan
Selain itu, kerangka kerja tersebut mencakup bantuan teknis bagi negara-negara Asia untuk menerapkan sistem penimbunan dan pelepasan cadangan minyak, mengadopsi model yang selama ini telah digunakan oleh Jepang. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan cadangan minyak secara keseluruhan di kawasan Asia dalam menghadapi situasi krisis global
Dalam pernyataan penutupnya sebagai ketua pertemuan, Takaichi menekankan bahwa perekonomian di Asia saat ini sangat saling terkait melalui rantai pasokan yang kompleks. Para pemimpin negara peserta sepakat mengenai pentingnya upaya kolaboratif antarnegara Asia serta urgensi dalam memastikan keamanan jalur pelayaran bagi kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz demi stabilitas ekonomi dan energi global
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News