
London, Sabtu 11 April 2026-VNNMedia- Pangeran Harry kini menghadapi situasi hukum yang tidak biasa setelah lembaga amal yang ia dirikan sendiri, Sentebale, mengajukan gugatan pencemaran nama baik terhadap dirinya di Pengadilan Tinggi London
Gugatan yang terdaftar bulan lalu ini juga menyeret nama rekan dekat Harry, Mark Dyer, yang merupakan mantan pengurus di organisasi tersebut. Sentebale merupakan organisasi yang didirikan Harry sekitar 20 tahun lalu bersama Pangeran Seeiso dari Lesotho untuk mendukung kaum muda dengan HIV di Afrika sebagai penghormatan atas dedikasi mendiang ibunya, Putri Diana
Dalam pernyataan resminya pada Jumat (10/4), pihak Sentebale mengungkapkan bahwa langkah hukum ini diambil sebagai bentuk perlindungan atas reputasi lembaga. Organisasi tersebut menyatakan bahwa mereka meminta intervensi dan ganti rugi dari pengadilan menyusul kampanye media negatif terkoordinasi sejak 25 Maret 2025 yang telah menyebabkan gangguan operasional serta kerusakan reputasi bagi kepemimpinan dan mitra strategis mereka
Akar perselisihan ini bermula pada tahun 2023 terkait strategi penggalangan dana baru yang memicu ketegangan internal. Kondisi ini memuncak hingga Pangeran Harry dan Pangeran Seeiso memutuskan mengundurkan diri sebagai pelindung pada Maret 2025
Saat itu, pihak Harry menyatakan bahwa hubungan dengan dewan direksi dan ketuanya, Sophie Chandauka, sudah tidak dapat diperbaiki lagi. Sebaliknya, Chandauka menuduh Pangeran Harry mengatur kampanye intimidasi untuk menekannya agar keluar, serta menyebut adanya gangguan dari aktivitas pengambilan gambar program Netflix milik Harry
Komisi Amal untuk Inggris dan Wales sempat melakukan penyelidikan dan memberikan kritik keras kepada kedua belah pihak karena membiarkan perselisihan internal menjadi konsumsi publik. Meskipun tidak menemukan bukti perundungan sistematis, komisi menilai konflik tersebut telah membahayakan kemampuan badan amal dalam melayani penerima manfaat
Gugatan ini menempatkan Duke of Sussex sebagai tergugat, posisi yang sangat kontras dengan rangkaian aksi hukumnya selama ini yang biasanya berperan sebagai penggugat terhadap media-media di Inggris. Hingga berita ini diturunkan, pihak Pangeran Harry belum memberikan tanggapan resmi
sumber: abc news
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News