
BOJONEGORO, 4 Maret 2026 – VNNMedia – Posisi camat sangat penting dalam menjalankan pemerintahan di desa. Oleh sebab itu, camat harus selalu berkomunikasi dengan masyarakat, harus visioner, koordinatif, tegas, responsif, berintegritas dalam membangun pemerintah yang tertib dalam menjawab tantangan yang ada.
Hal ini seperti yang disampaikan oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, saat Rakor Monitoring dan Pengendalian Program/Kegiatan OPD, yang diikuti oleh 28 Camat, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Rabu (4/3/2026), di Ruang Angling Dharma.
“Rakor ini bentuk dari sinergi dan komunikasi dengan seluruh camat. Kehadiran pemerintah harus menjawab dan menyelesaikan keresahan atau agenda yang ada di masyarakat. Dari koordinasi dan responsif pada kebutuhan masyarakat, maka perencanaan lebih tepat sasaran dan dapat meningkatkan kesejahteraan, ” ujarnya.
Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah juga mengingatkan jajarannya untuk selalu memantau wilayahnya, diantaranya memantau bangunan yang tidak berizin. Kini prioritas pembangunan tahun 2026 meliputi jalan, jembatan, gedung sekolah, serta mendorong potensi ekonomi dan pariwisata.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro Edi Susanto manambahkan, Rakor kali ini berisi paparan para camat terkait program prioritas di wilayah masing-masing, yakni pertama meliputi potensi wilayah masing-masing (pertanian, wisata, dan UMKM), termasuk pengelolaan aset Pemkab di wilayah masing-masing, infrastruktur jalan, jembatan, sekolah, atau sarpras lain yang prioritas untuk dibangun, kedua pelaksanaan program prioritas Pemkab (Gayatri, Domba Kesejahteraan, Kolega), ketiga adalah progress Verval DTSEN beserta data keluarga yang sudah dan belum mendapatkan program dari Pemkab Bojonegoro dan keempat data pengangguran per desa.
Telusuri berita lain di Google News VNNMedia