
Grand Canyon, 13 Juli 20255-VNNMedia– Kebakaran hutan “White Sage” yang dipicu petir di barat laut Taman Nasional Grand Canyon, Arizona, telah meluas lebih dari 10 kali lipat dalam waktu kurang dari 24 jam, menghanguskan sekitar 19.100 hektar lahan. Api yang berkobar sejak 9 Juli ini memaksa penutupan North Rim taman dan evakuasi penduduk setempat di Danau Jacob
Dilansir dari BBC, hingga Sabtu (12/7), api belum terkendali dan digambarkan oleh petugas sebagai “0% terkendali”. Kondisi panas ekstrem, angin kencang, dan vegetasi kering menjadi pemicu utama cepatnya penyebaran api. Selain itu, kebakaran kedua, “Dragon Bravo”, juga menyebar di area yang berdekatan
Pihak Taman Nasional Grand Canyon memastikan bahwa tidak ada laporan cedera atau korban jiwa akibat kebakaran ini. Sekitar 500 tamu berhasil dievakuasi dengan selamat dari North Rim pada Jumat sore. Petugas pemadam kebakaran terus berjuang memadamkan api dari darat dan udara sejak Rabu
Sebagai langkah pencegahan, peringatan panas ekstrem telah dikeluarkan hingga Rabu mendatang, dengan suhu mencapai 46 derajat Celsius (116F), dan pendakian ke Grand Canyon tidak disarankan. Sayangnya, seorang pendaki berusia 67 tahun ditemukan meninggal dunia di South Kaibab Trail pada Selasa lalu, sebelum insiden kebakaran ini memburuk
Ancaman kebakaran hutan tidak hanya terbatas di Arizona. Di Colorado, seluruh staf dan pengunjung dievakuasi dari Black Canyon, Taman Nasional Gunnison, setelah petir memicu kebakaran di sana. Unit Manajemen Kebakaran Antarlembaga Hulu Sungai Colorado melaporkan bahwa mereka tengah menangani sekitar 10 kebakaran hutan akibat petir di seluruh wilayah tersebut
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News