Warga Korea Selatan Makin Cemas dan Depresi, Kebahagiaan Tergantung Pendapatan

Seoul, 06 Maret 2025-VNNMedia- Jumlah warga Korea Selatan yang mengaku merasa cemas dan depresi mengalami peningkatan pada tahun lalu, sementara persepsi kebahagiaan menunjukkan perbedaan yang signifikan berdasarkan kelompok pendapatan, demikian hasil survei yang dirilis pada Kamis (6/3)

Menurut data dari Institut Administrasi Publik Korea, responden yang menyatakan perasaan cemas mencatatkan skor 4,1 dari 10 poin pada tahun lalu, naik dari 3,4 poin pada tahun 2023. Perasaan depresi juga mengalami peningkatan dari 2,8 poin menjadi 3,5 poin dalam periode yang sama

Survei yang melibatkan 8.251 orang dewasa ini dilakukan pada Agustus hingga September tahun lalu untuk mengukur tingkat integrasi sosial dan persepsi publik

Secara rata-rata, persepsi publik terhadap kebahagiaan tercatat sebesar 6,8 poin, sedikit meningkat 0,1 poin dari tahun sebelumnya. Namun, terdapat kesenjangan yang signifikan berdasarkan pendapatan

Kelompok berpendapatan terendah, dengan penghasilan di bawah 1 juta won per bulan, mengalami penurunan tingkat kebahagiaan sebesar 0,1 poin menjadi 6,0 poin. Sementara itu, kelompok berpendapatan tertinggi, dengan penghasilan di atas 6 juta won per bulan, mengalami peningkatan dari 6,8 poin menjadi 7,0 poin

Tingkat kepuasan terhadap kondisi politik dan ekonomi negara tersebut mengalami kenaikan masing-masing sebesar 0,7 poin dari tahun sebelumnya, mencapai 5,1 dan 5,3 poin

Dalam hal kecenderungan politik, 45,2 persen responden menggambarkan diri mereka sebagai moderat, meskipun angka ini mengalami penurunan 1,5 poin persentase dari tahun sebelumnya. Sebanyak 30,2 persen mengidentifikasi diri sebagai konservatif, dan 24,6 persen sebagai liberal

sumber: Yonhap News

Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News