
Jakarta, Kamis 14 Agustus 2025-VNNMedia- Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah secara blak-blakan mengatakan bahwa program 3 juta rumah untuk tahun ini tidak akan tercapai
Kegagalan pencapaian 3 juta rumah untuk tahun 2025, dikatakan oleh Fahri, telah dilaporkan kepada Menteri Koordinator (Menko) Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
“Kita ini yang KPI (Key Performance Indicator/Indikator Kinerja Utama) kita aja itu kan masih (belum tercapai), tadi saya minta maaf, saya laporkan tadi itu, karena untuk renovasi kan masih nol, penataan kawasan kan masih nol, PSU masih nol gitu,” kata Fahri usai Rakor di kantor Kemenko IPK pada Rabu (13/8)
Adapun Fahri menjelaskan bahwa seluruh program perumahan yang saat ini tengah berjalan merupakan program eksisting alias sudah ada sebelumnya, bukan murni program kementeriannya. Ia menyebut jika Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang menjadi program utama sektor properti dibiayai oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu)
Sementara untuk penyaluran rumah subsidi pengelolaannya dilakukan oleh Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), instansi yang bukan bagian dari Kementerian PKP. “Tapera itu institusi di luar kita, harusnya kita fokus kepada apa yang harusnya kita kerjakan sendiri sebagai KPI kita,” ujar Fahri
Ia kemudian menginformasikan bahwa AHY akan segera melakukan evaluasi pelaksanaan kinerja 3 juta rumah.”Tadi Menko (responnya) akan mengevaluasi agak dalam soal pelaksanaan APBN karena memang itu kan tugas Menko.”
Sebelumnya pada pertengahan Juli lalu, Direktur Jenderan (Dirjen) Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Sri Haryati, mengakui bahwa Pelaksanaan program 3 juta rumah untuk tahun 2025 sepertinya belum akan terealisasi karena pemerintah masih mengandalkan penyaluran rumah subsidi alias FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan)
baca juga: Kementerian PKP Akui Belum Realisasikan Program 3 Juta Rumah
sumber: Bisnis.com
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News