Walikota Surabaya Ingatkan Iuran 17 Agustus Tidak Boleh Memberatkan Warga

[Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat diwawancarai doorstop oleh para awak media]

Surabaya, 13 Agustus 2025, VNNMedia – Semangat gotong royong menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-80 semakin terasa di berbagai kampung di seluruh Kota Pahlawan.

Hal itu terlihat dari berbagai lomba yang semakin banyak digelar di kampung-kampung seluruh Kota Surabaya untuk menyemarakan HUT Kemerdekaan RI ke-80.

Namun Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyampaikan dan mengingatkan, bahwa iuran kampung untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan sah-sah saja dilakukan.

“Tapi asalkan selama tidak memberatkan masyarakat dan tidak menentukan nominal,” katanya saat dimintai tanggapan dalam moment HUT Kemerdekaan RI ke-80, Selasa (12/08/2025).

Bahkan, Eri bercerita dirinya juga ikut dimintai sumbangan di lingkungan tempat ia tinggal untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan 17 Agustus.

“Aku dewe yo dijaluki sumbangan nang kampung gawe Agustusan,” ujarnya sambil tersenyum kepada para awak media.

Menurut Eri, iuran atau sumbangan untuk kegiatan kampung sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan warga. Karena menurutnya, jika ada rezeki lebih untuk membantu perayaan kemerdekaan maka bisa menjadi bentuk suatu sodaqoh yang bermanfaat.

“Kalau memang ada rejeki lebih, maka sumbangan untuk peringatan HUT RI itu adalah sebuah sodaqoh,” imbuhnya.

Eri berharap, dengan semangat kebersamaan ini, diharapkan perayaan HUT RI ini tidak hanya sekedar meriah saja.

“Tetapi juga menjadi ajang mempererat persaudaraan dan kekompakan antar seluruh warga,” pungkas Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News