Wajah Baru Perayaan Imlek Nasional 2026 dalam Balutan Harmoni Imlek Nusantara

Jakarta, Senin 16 Februari 2026-VNNMedia- Perayaan Imlek Nasional 2026 (Tahun Kuda Api 2577 Kongzili) tahun ini sangat istimewa karena untuk pertama kalinya pemerintah menginisiasi Imlek Festival sebagai perayaan berskala kebangsaan di bawah Kabinet Merah Putih

Kegiatan ini menegaskan nilai persatuan dalam keberagaman, semangat inklusivitas, serta penguatan toleransi antarumat beragama sesuai prinsip Bhinneka Tunggal Ika.

Mengusung tema “Harmoni Imlek Nusantara”, yang mencerminkan kekayaan budaya Indonesia serta semangat persatuan dalam keberagaman, dimana perayaan tersebut akan berlangsung sepanjang Februari hingga awal Maret 2026

Ketua Umum panitia Perayaan Imlek Nasional 2026 Irene Umar yang juga Wamen Ekonomi Kreatif, pada Januari lalu mengatakan bahwa Festival Imlek tahun ini adalah perayaan milik rakyat Indonesia yang terdiri dari beragam agama dan budaya

“Imlek Festival 2026 merupakan perayaan kebangsaan yang menghadirkan Imlek sebagai milik bersama. Bertepatan dengan Ramadan momentum ini mencerminkan Indonesia yang rukun, inklusif, dan saling menghormati dalam keberagaman,” jelasnya

Logo yang dipilih untuk Imlek tahun ini adalah kuda lumping yang sedang melompat yang melambangkan identitas asli Indonesia yang berpadu dengan semangat Tahun Kuda Api

Adapun agenda Perayaan Imlek Nasional 2026 diantaranya:

Jakarta, yang meliputi:

  1. 13 Februari – 3 Maret 2026: Festival Lentera (Instalasi cahaya interaktif) di berbagai titik strategis Jakarta seperti Bundaran HI dan Sudirman-Thamrin.
  2. 17 Februari 2026: Sembahyang & Silaturahmi Imlek Nasional di Kong Miao, TMII.
  3. 22 Februari – 1 Maret 2026: Bazar Harmoni Imlek Nusantara & Museum Terbuka Akulturasi Budaya Tionghoa di Lapangan Banteng, Jakarta (Pusat aktivitas utama).
  4. 28 Februari 2026: Puncak acara yang direncanakan dihadiri oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, di Lapangan Banteng dengan pertunjukan kolosal “Pagelaran Sabang Merauke”

Kota-kota lainnya, meliputi:

  1. Singkawang: Festival Cap Go Meh dengan ritual Tatung
  2. Palembang: Perayaan di Pulau Kemaro dengan legenda Tan Bun An dan Siti Fatimah
  3. Surakarta: Grebeg Sudiro yang merupakan simbol akulturasi Jawa-Tionghoa
  4. Makassar & Manado: Festival Kuliner dan karnaval budaya di kawasan pecinan masing-masing

Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News