Uni Eropa Ingatkan Dampak Konflik Timur Tengah pada Pasar Energi Global

Brussels, Rabu 01 April 2026-VNNMedia- Eskalasi di Timur Tengah yang dipicu perang Iran membawa dampak signifikan yang berkepanjangan terhadap ketahanan energi dunia, bahkan jika perang berakhir dalam waktu dekat, seperti diungkap Komisioner Energi Uni Eropa (EU) Dan Jorgensen

“Bahkan jika perdamaian berakhir besok, tetap akan ada konsekuensi,” ujar Jorgensen, dalam rapat daring bersama para menteri energi EU hari Selasa (31/3), melansir Antara

Ia menyebutkan bahwa semenjak pecahnya konflik antara Iran dengan AS-Israel pada 28 Februari yang kian meluas, harga minyak dan gas di Uni Eropa melonjak tajam hingga 70%. Blok tersebut juga dihadapkan pada tambahan biaya impor senilai €14 miliar pada hari ke-30 sejak perang dimulai

“Sejak awal konflik di Timur Tengah terjadi, harga-harga di Uni Eropa mengalami lonjakan 70% untuk gas dan 60% untuk minyak. Dalam hal finansial, selama 30 hari konflik telah terjadi penambahan €14 miliar pada tagihan impor bahan bakar fosil Uni Eropa,” kata Jorgensen

Berbagai langkah tengah dipersiapkan Komisi Eropa guna mengantisipasi dampak jangka panjang pasar energi akibat peran di Timur Tengah, layaknya tahun 2022 dimana EU mengambil kebijakan darurat seperti penetapan harga maksimum gas, pajak keuntungan tak terduga untuk sektor energi, serta penetapan target guna mengurangi permintaan gas alam

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News