Trump Dukung Perubahan Rezim di Iran, Kirim Kapal Induk ke Timur Tengah

Washington DC, Sabtu 14 Februari 2026-VNNMedia- Presiden AS Donald Trump memberikan pernyataan paling eksplisit terkait masa depan pemerintahan Teheran dengan menyatakan bahwa perubahan rezim di Iran adalah hal terbaik yang bisa terjadi

Berbicara di Fort Bragg pada hari Jumat (13/2), Trump mengkritik tajam kepemimpinan ulama yang telah berkuasa selama 47 tahun dan dianggap telah menyebabkan banyak hilangnya nyawa. Meski tidak menyebutkan sosok spesifik yang ia inginkan untuk memimpin, Trump mencatat bahwa sudah ada orang-orang yang siap untuk mengambil alih kekuasaan

Untuk memperkuat tekanan terhadap Teheran, Amerika Serikat resmi mengirimkan kapal induk kedua ke Timur Tengah. Kapal induk terbaru dan terbesar di dunia, USS Gerald R. Ford, akan segera dipindahkan dari Karibia untuk bergabung dengan USS Abraham Lincoln yang sudah lebih dulu ditempatkan di kawasan tersebut

Melalui Truth Social, Trump membagikan foto udara kapal induk tersebut sebagai sinyal kesiapan militer AS dalam merespons situasi di Iran, terutama setelah tindakan keras pemerintah Teheran terhadap protes massal yang menewaskan ribuan orang

Langkah militer ini diambil di tengah tuntutan keras Washington agar Iran segera menyepakati perjanjian nuklir yang baru. Presiden Trump menegaskan bahwa Iran harus memberikan kesepakatan yang seharusnya mereka berikan sejak awal guna menghindari potensi serangan militer

Fokus utama tuntutan AS adalah penghentian total pengayaan uranium, sementara sekutu utamanya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, mendesak pengurangan program rudal balistik serta penghentian dukungan terhadap kelompok proksi seperti Hamas dan Hizbullah

Menanggapi tekanan tersebut, Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengisyaratkan kesediaan untuk membatasi program nuklir demi pencabutan sanksi ekonomi, namun ia menegaskan bahwa negaranya tidak akan menyerah pada tuntutan yang dianggap berlebihan

Hingga saat ini, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan terbaru Trump, sementara ketegangan di kawasan terus meningkat pasca perang singkat 12 hari antara Israel dan Iran beberapa waktu lalu

sumber: bbc

Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News